Suara.com - Semua orang dilahirkan dengan lemak cokelat di tubuh untuk menyimpan energi dalam ruang kecil. Lemak cokelat ini menciptakan panas dan membakar kalori dalam tubuh.
Tetapi, akhirnya tubuh akan mengambil lemak putih dan mengubahnya menjadi lemak cokelat, tergantung pada kebutuhan tubuh.
Lemak cokelat juga bisa menjadi lemak yang baik. Karena, lemak ini juga bisa mengontrol gula darah dan insulin dalam tubuh.
Para ilmuwan telah menentukan bahwa lemak cokelat bisa menjadi solusi mengatasi obesitas dan diabetes. Namun, peneliti belum tahu proses tubuh menciptakan lemak cokelat.
Dalam hal ini dilansir oleh Fox News, lemak paha ayam tidak akan berubah menjadi lemak cokelat di tubuh jika Anda mengonsumsinya. Karena, makanan tidak mungkin mengubah apapun di tubuh menjadi lemak cokelat.
Namun paha ayam sendiri menjadi pilihan sehat yang menyediakan banyak protein dalam tubuh, walaupun mengandung lemak yang lebih tinggi daripada dada ayam.
Jika Anda makan ayam dengan kulit, maka Anda akan lebih banyak makan lemak daripada hanya makan dada ayam.
Sebagian besar, lemak paham ayam bersifat lemak tak jenuh yang artinya lebih sehat daripada lemak lainnya. Karena, tubuh membutuhkan asupan lemak tertentu setiap hari untuk menghasilkan energi.
Selain itu, lemak paha ayam juga tidak berbahaya tapi Anda boleh saja menghilangkannya ketika masak sup paha ayam.
Baca Juga: Khawatir Terinfeksi Corona Covid-19, Rusia Larang Kunjungan WN China
Apabila Anda sedang ingin mengurangi kalori dan lemak, Anda bisa menghilangkan kulit paha ayam sebelum mengolahnya. Karena, kulit mengandung lemak paling banyak daripada bagian ayam mana pun.
Namun, memisahkan lemak tak jenuh dari paha ayam ketika masak sup juga tidak membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan kanker. Karena lemak ini merupakan jenis lemak baik yang tidak akan menyumbat arteri Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak
-
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya
-
Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir