Suara.com - Kabar Baik, China Sebut Penurunan Drastis Jumlah Kasus Corona Covid-19
Pemerintah China melaporkan adanya penurunan jumlah pasien virus Corona Covid-19 baru. Apakah ini menandakan wabah akan segera berakhir?
Dilansir VOA Indonesia, tercatat ada 394 orang penderita baru per Kamis (20/2/2020). Ini merupakan penurunan signifikan dari hari sebelumnya, Rabu (19/20 yang mencapai 1.749.
Komisi Kesehatan Nasional China mengatakan ini adalah angka kasus baru terendah sejak 23 Januari.
Dengan penderita baru itu menjadikan jumlah penderita di China mencapai 74.576 orang, sementara jumlah korban yang meninggal mencapai 2.118 sampai Rabu atau naik 114 orang dari hari sebelumnya.
Provinsi Hubei, pusat wabah virus korona itu melaporkan 108 orang meninggal, sementara di ibu kota provinsi, Wuhan, 88 orang meninggal.
Sementara itu dilaporkan laman Worldmeters.info, hingga berita ini ditulis ada 57.228 total pasien yang masih terinfeksi. Sebanyak 45.164 atau 79 persen di antaranya berada dalam kondisi sedang, dan 12.064 atau 21 persennya berada dalam kondisi serius dan kritis.
Kasus Covid-19 pertama di Iran ditemukan usai dua warga Iran dilaporkan meninggal. Kematian dua warga negara itu merupakan kematian pertama dari virus corona di Timur Tengah dan menjadi kematian ketujuh dan kedelapan di luar China.
"Menyusul kasus penyakit pernapasan kronis baru-baru ini di Qom, dua pasien dinyatakan positif dalam tes pendahuluan," kata Kianoush Jahanpur, seorang juru bicara kementerian, dikutip kantor berita IRNA.
Baca Juga: Update Covid-19 di Indonesia: 112 Spesimen Masuk, Mayoritas Positif H1N1
"Sayangnya keduanya meninggal di unit perawatan intensif karena usia tua dan masalah dengan sistem kekebalan tubuh mereka," imbuhnya.
Sementara di Indonesia, Kementerian Kesehatan berhasil menguji 112 spesimen yang diduga virus corona. Sejumlah 110 spesimen dinyatakan negatif dan 2 lainnya dalam proses sehingga dinyatakan belum ada kasus positif corona di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?