Suara.com - Anak tengah mungkin seringkali terabaikan daripada anak sulung dan anak bungsu. Padahal anak tengah memiliki keistimewaan yang mungkin tidak dimiliki oleh anak sulung dan bungsu.
Sebuah studi yang dilansir oleh Times of India, pun mengklaim bahwa anak tengah lebih siap untuk berhasil dalam kehidupan profesional maupun pribadi.
Berikut ini beberapa keistimewaan anak tengah yang membuat lebih pintar dan siap mental, antara lain:
1. Anak tengah lebih diplomatik
Anak sulung memang memimpin di dalam keluarga, sedangkan anak bungsu biasanya lebih suka mencari simpati agar dituruti keinginannya.
Tetapi, anak tengah sering terlihat bergulat untuk mendapatkan perhatian. Hasilnya, mereka menjadi lebih sabar dan diplomatis yang merupakan kunci untuk bertahan hidup.
2. Anak tengah adalah pemain tim
Anak tengah sudah pasti terlahir dengan kondisi harus berbagi dengan ruang, waktu dan kasih sayang orangtua dengan kakaknya, bahkan adiknya. Kondisi ini membuat mereka lebih baik ketika berada di dalam kelompok.
3. Anak tengah tidak terlalu egois
Baca Juga: Seperti Narkoba, Kecanduan Smartphone Berdampak pada Ukuran Otak
Anak tengah juga tidak terlalu egois jika dibandingkan dengan anak sulung dan bungsu. Karena, mereka sudah terbiasa tidak terlalu banyak mendapat perhatian di rumah.
Sehingga mereka belajar untuk bertahan hidup dan membuatnya lebih mampu bertahan hidup dalam kondisi sulit daripada anak sulung atau bungsu.
4. Anak tengah memiliki kualitas kepemimpinan
Anak tengah akan memandang anak yang lebih tua di keluarganya sebagai panutan bagi yang muda. Pandangan ini membantu mengembangkan keterampilan mereka, seperti negosiasi, empati sekaligus fleksibilitas.
5. Anak tengah adalah teman yang baik
Karena kurang mendapat perhatian di rumah, anak tengah bisa menjadi sosok teman yang baik jika menemukan kenyamanannya. Bahkan mereka mungkin saja memandang persahabatannya sebagai keluarga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia