Suara.com - Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan bahwa angka kanker di Indonesia mencapai 4,8 juta, diperkirakan 1,8 per 1000 penduduk.
Angka tersebut terhitung cukup tinggi, sementara diketahui hanya ada satu rumah sakit khusus kanker di Indonesia yakni Rumah Sakit Kanker Dharmais.
Lalu perlukah Indonesia menambah rumah sakit baru? Menurut Staf Ahli Bidang Ekonomi Kesehatan Kemenkes, Mohamad Subuh, RS Kanker Dharmais hanya berfungsi sebagai rumah sakit rujukan tertinggi untuk kanker, dan rumah sakit lainnya baik pemerintah pusat maupun daerah tetap mampu untuk menangani kanker.
"Tetapi pada kasus-kasus tertentu memang perlu rujukan ke rumah sakit Dharmais," kata Subuh saat ditemui di halaman Monumen Nasional (Monas) pada Minggu (23/2/2020).
Lebih lanjut, Subuh mengatakan, yang menjadi keterbatasan rumah sakit dalam menangani kanker adalah tidak adanya alat radiologi sebagai salah satu penanganan, yakni radioterapi. Tidak semua rumah sakit memiliki alat tersebut di daerah-daerah.
Namun di tingkat regional beberapa sudah memilikinya sebagai salah satu usaha pemerintah memeratakan pelayanan. Sehingga masyarakat dapat mengakses layanan-layanan tersebut.
"Tidak menutup kemungkinan memang mungkin akan diperbanyak, artinya masing-masing provinsi minimal ada satu alat buat radioterapi. Tapi kalau khusus rumah sakit kanker saya kira belum," lanjutnya.
Hal ini disebabkan tak perlu dibawa ke rumah sakit khusus kanker apabila rumah sakit umum saja bisa menangani.
Baca Juga: 5 Terpopuler: Gaya Hot Jennifer Bachdim, Park Seo Joon Donasi untuk Daegu
Selama rumah sakit yang lain memiliki kompetensi sumber daya manusia yang bisa merawat dan memberikan kemoterapi, maka rumah sakit tersebut layak memberikan pelayanan kanker.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh
-
Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek
-
Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini
-
Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak
-
Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus