Suara.com - Duh, Penyakit Ini Jadi Mimpi Buruk Lelaki Saat Berobat ke Dokter Urologi
Konsultasi dengan dokter urologi tentang penyakit saluran kencing lazim dilakukan lelaki yang sudah memasuki usia 30 tahun ke atas. Lalu, apa kata dokter penyakit yang paling sering terdeteksi?
Dalam acara Doctor's Lunch Talk yang diadakan olch Siloam Hospitals TB Simatupang, dr Anggie Novaldy, SpU, mengatakan batu saluran kemih dan pembesaran prostat adalah dua penyakit populer yang sering dikeluhkan pasien.
"Menurut Saya jumlah pasien yang mengidap batu saluran kemih dan pembesaran prostat meningkat dari tahun ke tahun dengan pola hidup yang tidak sehat yang dilakukan oleh masyarakat, terutama untuk laki-laki," ujar dr Anggie, dalam siaran pers yang diterima Suara.com.
Menurut laman Alodokter, batu saluran kemih atau bladder calculi adalah batu yang terbentuk dari endapan mineral di dalam kandung kemih. Saat batu saluran kemih menyumbat saluran kemih, akan timbul keluhan berupa sulit dan nyeri saat buang air kecil, bahkan kencing berdarah (hematuria).
Batu saluran kemih bisa terjadi siapa saja, termasuk anak-anak. Namun, penyakit ini lebih sering dialami oleh pria yang berusia di atas 52 tahun, dan risiko mengalami batu saluran kemih akan meningkat jika pria mengalami pembesaran prostat.
Sementara itu, pembesaran prostat terjadi ketika saluran prosta lelaki membesar. Hal ini bisa menyebabkan beragam gejala, termasuk nyeri saat buang air hingga kencing tidak lancar.
Ini merupakan acara ke dua yang diselenggarakan di tahun 2020. SHTB mengundang dokter-dokter di sekitar SHTB untuk menghadiri acara ini. Acara diselenggarakan pada 27 Februari 2020, di Auditoriutni lantai 21 Siloam Hospitals TB Simatupang.
"Oleh sebab itu saya sangat berusaha untuk mengedukasi para teman sejawat untuk dapat mendiagnosa gejala-gejala batu saluran kemih dan pembesaran prostat," ujar dr Anggie.
Baca Juga: Dikira Kena Corona, Pria di India Gantung Diri Padahal Sakit Saluran Kemih
dr. Harijanto Solaeman, MM selaku Hospital Director Siloam Hospitals TB Simatupang mengaku senang dengan acara Doctor's Talk. Doctor's Talk merupakan upaya Siloam Hospitals TB Simatupang untuk dapat memberikan pengetahuan baru terhadap dokter-dokter yang ada di sekitar.
Dengan begitu para dokter di puskesmas atau klinik melakukan rujukan terhadap Rumah Sakit yang dapat melakukan penanganan batu saluran kemih dan pembesaran prostat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?