Suara.com - Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) mengatakan akan sulit menciptakan vaksin untuk menangkal virus corona atau Covid-19.
Dikatakan Pengurus Pusat IAKMI bidang Politik dan Kesehatan, Syahrizal Syarif, virus dengan nama resmi SARS Coronavirus Tipe 2 ini masuk kategori virus RNA yang memiliki sifat berbeda dengan virus DNA.
"Virus ada dua jenis RNA dan DNA. Kalau DNA seperti hepatitis, mudah. Dia dua rantai relatif stabil," kata Syahrizal dalam konferensi pers di kantor IAKMI, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2020).
Berbeda dengan virus DNA, virus RNA hanya memiliki satu rantai dan memiliki sifat yang cenderung berubah-ubah.
"Kalau RNA satu rantai saja. Ibarat rantai kehidupan, dia adalah mesin replikasi jadi selalu berubah-ubah. Kita agak sulit mendapat vaksin dalam waktu cepat," ucapnya.
Sebelumnya Presiden Joko Widodo telah mengonfirmasi bahwa Indonesia positif terpapar Covid-19 dengan dua warga Depok, Jawa Barat telah didiagnosis positif corona Covid-19.
Keduanya tertular corona jenis baru tersebut dari seorang warga Jepang yang tinggal di Malaysia dan sempat mengunjungi Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan