Suara.com - Sudah ada 192 negara yang kini terjangkiti virus corona Covid-19, yang berarti nyaris semua negara terdampak oleh wabah virus yang menyerang pernapasan ini.
Dilansir worldometer.info, secara real time pada pukul 08.03 WIB hari Senin (23/3/2020), jumlah kasus tercatat mencapai 336.838 di seluruh dunia. Dengan rincian 213.946 pasien sedang dirawat dalam kondisi ringan, sementara 10.640 berada dalam kondisi kritis atau serius.
Kesembuhan pasien di seluruh dunia mengalami peningkatan, hingga berita ini diturunkan sudah ada 97.636 jiwa. Di sisi lain, pasien meninggal dunia dilaporkan menyentuh angka 14.616 jiwa.
Yang mengejutkan adalah China sebagai pusat penyebaran tak lagi melaporkan adanya kasus baru. Kementerian Kesehatan China menyatakan selama empat hari berturut-turut, tak ada kasus baru yang dikonfirmasi atau diduga baik di Wuhan maupun Hubei.
Sementara episentrum baru bergeser ke Italia dan disusul oleh Amerika Serikat kini. Di AS, jumlah kasus naik dengan adanya 9.339 kasus baru, menjadikan total 33.456 kasus. Ada 117 pasien baru yang meninggal dunia, menambahkan menjadi total 419. Pasien yang sembuh di AS ada 178 orang.
Sejumlah 188 kasus baru tercatat di Thailand. Kementerian Kesehatan Publik melalui Bangkok Post menyatakan, "Kebanyakan kasus-kasus baru yang ditemukan di Bangkok dari anak-anak muda yang melanjutkan aktivitas sosial, yang menyebabkan infeksi terus bertambah."
Per Minggu (22/3/2020), jumlah pasien virus corona di Indonesia bertambah menjadi 514 kasus. Termuda, ada bayi laki-laki berusia 45 hari yang dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Barat.
Berikut data sebaran 514 kasus positif virus corona per daerah:
- DKI Jakarta: 307 orang
- Jawa Barat: 59 orang
- Jawa Timur: 41 orang
- Banten: 47 orang
- Jawa tengah: 15 orang
- Kalimantan Timur: 9 orang
- DI Yogyakarta: 5 orang
- Kepulauan Riau: 4 orang
- Bali: 3 orang
- Sulawesi Tenggara: 3 orang
- Kalimantan Barat: 2 orang
- Kalimantan Tengah: 2 orang
- Sumatera Utara: 2 orang
- Sulawesi Selatan: 2 orang
- Papua: 2 orang
- Kalimantan Selatan: 1 orang
- Sulawesi Utara: 1 orang
- Lampung: 1 orang
- Riau: 1 orang
- Maluku: 1 orang
Dalam proses verifikasi di lapangan: 6
Baca Juga: Di Tengah Situasi Lockdown, Aksi Pianis Hibur Tetangganya Ini Manis Banget
Sedangkan data sebaran 48 pasien meninggal adalah sebagai berikut:
- DKI Jakarta: 29 orang
- Jawa Barat: 9 orang
- Jawa Tengah: 3 orang
- Banten: 3 orang
- Bali: 2 orang
- Jawa Timur: 1 orang
- Sumatera Utara: 1 orang
Data Orang Sembuh: 29 orang
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?