Menurut Kat, pancaran sinar matahari sangat penting untuk kesehata otak dalam mengirim semua sinyal ke tubuh, meskipun Anda masih dalam masa mengisolasi diri di dalam rumah.
Paparan cahaya alami ini bisa membantu meningkatkan produktivitas seseorang di siang hari dan membuat orang lebih tidur nyenyak malam hari.
Selain itu, kita juga perlu mengatur jam kerja dan bermain gadget agar tidak menganggu kualitas tidur. Ketika kita menetapkan atau membatasi pemakaian gadget di malam hari, kita akan memberikan waktu untuk pikiran kita tenang sebelum tidur.
"Cobalah menetapkan jam malam untuk menggunakan ponsel dan laptop. Sehingga Anda akan memberikan kesempatan pada pikiran kita lebih tenang sebelum waktunya tidur malam," jelasnya.
Stres dan kecemasan juga termasuk faktor utama yang menyebabkan masalah tidur. Karena itu, pastikan Anda memiliki cara untuk mengelola stres dan kecemasan agar tidak menganggu kualitas tidur.
Adapun cara mengatasi stres dan kecemasan, seperti melatih teknik pernapasan. Anda juga berbicara kekhawatiran Anda dengan teman atau konselor.
"Manusia adalah makhluk sosial yang senang berhubungan dengan orang lain. Karena itulah, jarak sosial dan isolasi diri bisa menyebabkan perasaan kesepian," katanya.
Sehingga rasa cemas dan kekhawatiran bisa menyebabkan masalah tidur. Parahnya lagi, kekurangan tidur atau kualitas tidur buruk justru menambah besar rasa kesepian.
Baca Juga: 13 Hari Kritis sampai Berhalusinasi, Pasien 119 Sembuh dari Virus Corona
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat