Suara.com - Sering Kencing Tengah Malam? Hati-hati, Bisa Jadi Tanda Penyakit Bahaya.
Apakah Anda sering terbangun di tengah malam lantaran ingin buang air keci? Hati-hati, bisa jadi ini tanda penyakit serius seperti hipertensi.
Menurut sebuah riset yang dipresentasikan di European Society of Cardiology, asupan garam dan hipertensi sama-sama terkait dengan seringnya terbangun di malam hari untuk kencing.
"Studi kami mengindikasikan jika Anda harus kencing di malam hari atau yang disebut nocturia, mungkin Anda memiliki tekanan darah yang tinggi atau cairan berlebih di tubuh Anda," tulis periset Satoshi Konno, MD, dikutip dari Health.com.
Jika Anda mengkonsumsi terlalu banyak garam, tubuh bisa jadi mengalami retensi cairan. Retensi cairan sendiri terkait dengan tekanan darah tinggi. Artinya Anda menjadi lebih sering kencing di tengah malam.
Tapi hipertensi bukan satu-satunya penyebab nocturia. Ada tiga alasan lain yang membuat Anda harus terbangun tengah malam untuk kencing. Yakni yang pertama ialah kondisi bernama nocturnal polyuria.
"Nocturnal polyuria adalah sindrom di mana rasio produksi urine dari siang ke malam terganggu," demikian tulis sebuah laporan dari American Society of Nephrology.
Pengidap nocturnal polyuria memproduksi lebih dari 33 persen dari keluaran urine hariannya di malam hari, tulis laporan tersebut. Lalu yang kedua adalah kandung kemih Anda tidak bisa menahan jumlah air kencing yang Anda produksi di malam hari. Artinya Anda memiliki kapasitas kandung kemih malam yang rendah.
Sejumlah hal bisa menyebabkannya, termasuk infeksi dan inflamasi yang membuat Anda jadi lebih sering mengosongkan kandung kemih Anda di malam hari.
Baca Juga: Pidato Ratu Elizabeth II: Kita Akan Menang Melawan Virus Corona
Yang terakhir adalah kondisi di mana Anda memang tak bisa tidur nyenyak. Beberapa orang harus terbangun dan kencing di tengah malam karena memang tidur mereka tidak nyenyak.
Karena sering terbangun, mereka juga menjadi sering ke kamar mandi, tapi tak selalu berarti ada masalah dengan kesehatan kandung kemih mereka. Cleveland Clinic menyebutkan bahwa umumnya dalam kasus ini, bukan masalah kencing yang membangunkan seseorang.
Jika Anda mengalaminya, segera konsultasikan ke dokter apa yang berpotensi menjadi penyebabnya. Masalah darurat seperti infeksi harus segera diobati.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik