Suara.com - 4 Ribu Orang Sembuh dari Virus Corona, Malaysia Longgarkan Karantina
Pemerintah Malaysia mulai melonggarkan pembatasan dan karantina wilayah, menyusul semakin banyaknya pasien sembuh dari virus Corona Covid-19.
Dilansir Anadolu Agency, Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia Noor Hisham Abdullah dalam jumpa pers di Putrajaya mengatakan 84 pasien juga telah dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir. Meski begitu, Malaysia melaporkan tambahan 57 kasus baru Covid-19 pada Kamis, sehingga total keseluruhan mencapai 6.002.
Dengan tambahan data ini, sebanyak 4.171 pasien telah pulih dari Covid-19 sejak wabah melanda Malaysia. Noor Hisham mengatakan tingkat pemulihan Covid-19 Malaysia sekarang mencapai 69,5 persen dari total jumlah kasus positif.
Noor Hisham juga menyampaikan ada tambahan 2 kasus kematian baru, sehingga total mencapai 102.
"Hanya ada 1.729 kasus aktif yang sedang dirawat di fasilitas kesehatan negara saat ini," ujar Noor Hisham.
Sementara itu, Malaysia kini juga mulai melonggarkan aturan Perintah Kontrol Gerakan (MCO) atau karantina di tengah pandemi Covid-19.
Menteri Senior Ismail Sabri Yaakob mengatakan dua orang dari satu keluarga yang sama boleh bepergian dengan mobil yang sama untuk membeli kebutuhan sehari-hari.
Ismail juga mengatakan warga juga mendapat izin untuk mendapatkan kebutuhan sehari-hari serta layanan kesehatan dan medis di lokasi yang lebih jauh, asalkan tidak tersedia dalam jarak 10 km dari tempat tinggal mereka.
Baca Juga: Kisah Mantan TKI Ilegal di Malaysia yang Kelola Sekolah Anak Pekerja Migran
"Prosedur operasi standar (SOP) sebelum ini hanya memungkinkan perjalanan untuk satu orang dengan kendaraan dalam radius 10 km, dan di atas 10 km dengan kebijaksanaan polisi," kata Ismail.
Malaysia saat ini memberlakukan MCO sejak 18 Maret yang membatasi perjalanan domestik dan internasional untuk mengendalikan penyebaran virus korona di wilayah mereka. Malaysia lalu memperpanjang MCO hingga 12 Mei mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?