Suara.com - Seorang bayi berusia enam minggu meninggal dunia setelah tertular virus corona di Inggris. Bayi ini termasuk di antara 322 orang baru yang dilaporkan meninggal di rumah sakit seluruh Inggris. Total kematian di negara tersebut sekarang menjadi 22.764 kasus.
Dilansir Independent, korban tertua adalah seorang lansia berusia 103 tahun, sementara 22 dari 332 pasien tersebut diketahui tidak memiliki kondisi kesehatan penyerta.
NHS England melaporkan bayi tersebut meninggal di rumah sakit pada 3 Mei lalu dan insiden ini membuatnya menjadi orang termuda yang meninggal akibat Covid-19 di Inggris.
Sedangkan kasus kematian termuda lainnya adalah bayi baru lahir di China. Dia didiagnosis 30 jam setelah dilahirkan pada 2 Februari lalu.
Sedangkan ibu dari sang bayi juga didiagnosis terinfeksi vorus corona sebelum melahirkan.
Terkait kasus kematian ini, para ahli medis mengatakan itu bisa menjadi kasus di mana infeksi tertular di dalam rahim.
"Ini mengingatkan kita untuk memperhatikan ibu-ke-anak yang mungkin menjadi rute penularan virus corona," kata kepala dokter dari departemen kedokteran neonatal Rumah Sakit Anak Wuhan, Zeng Lingkong, kepada Reuters.
Tetapi ada juga kemungkinan bahwa bayi itu terinfeksi setelah lahir karena berhubungan dekat dengan sang ibu.
"Sangat mungkin bayi itu mengambilnya dengan sangat konvensional, dengan menghirup tetesan virus yang berasal dari batuk ibu," Stephen Morse, seorang ahli epidemiologi di Sekolah Kesehatan Masyarakat Mailman di Universitas Columbia, mengatakan kepada Business Insider.
Baca Juga: Jumlah Ibu Hamil Makin Banyak Selama WFH karena Pandemi Corona di Sukoharjo
Hanya saja, untuk kasus kematian bayi di Inggris tidak diketahui apakah sang ibu juga menderita Covid-19 atau tidak. Oleh karenanya, masih dibutuhkan studi lebih lanjut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi