Suara.com - 5 Manfaat Luar Biasa Kurma Bagi Kesehatan
Buah kurma menjadi salah satu makanan yang tak pernah absen tersedia di bulan Ramadan. Ternyata, selain dapat memberikan energi tambahan pascaberpuasa seharian penuh, mengonsumsi kurma juga dapat memberikan manfaat luar biasa bagi kesehatan.
Cukup dikonsumsi tiga buah setiap hari, berikut manfaat kurma bagi tubuh seperti yang Suara.com telah lansir dari HiMedik dan foodprevent.com.
1. Mengurangi risiko kanker usus besar
Sebuah studi yang dilakukan oleh Departemen Ilmu Pangan dan Gizi menemukan bahwa kurma dapat membantu meningkatkan kesehatan usus besar. Karena kurma membantu meningkatkan pertumbuhan bakteri baik dan menghambat pertumbuhan sel kanker usus besar.
Di sisi lain, kurma juga membantu memastikan sistem pencernaan dan usus di dalam tubuh kita sehat serta bebas dari bakteri berbahaya yang meningkatkan risiko kanker.
2. Meningkatkan energi
Kurma yang mengandung gula alami, glukosa, fruktosa dan sukrosa yang membantu meningkatkan energi seseorang.
Pastinya kurma sebagai sumber energi lebih baik dari minuman berenergi. Karena, kurma mengandung komponen sehat seperti serat, potasium, magnesium, vitamin dan antioksidan yang meningkatkan energi.
3. Meningkatkan pencernaan
Kurma memiliki manfaat untuk menjaga sistem pencernaan berjalan lancar dan dalam kondisi baik bebas dari bakteri.nSelain itu, kurma juga mengandung 12 gram serat yang bermanfaat untuk mencegah sembelit dan memperlancar buang air besar secara teratur.
British Journal of Nutrition menemukan orang yang rutin mengonsumsi 7 kurma per hari selama 21 hari memiliki frekuensi buang air besar yang lebih teratur dan lancar daripada yang tidak makan kurma.
4. Mengatasi wasir
Wasir adalah vena di anus dan dubur yang membengkak karena meradang. Kondisi ini biasanya terjadi karena ada suatu masalah di ujung saluran pencernaan. Kondisi ini pasti sangat menyakitkan dan membuat tidak nyaman penderitanya. Biasanya dokter akan merekomendasinya untuk mengonsumsi makanan tinggi serat, salah satunya kurma.
Baca Juga: Nikita Willy Khatam Alquran di Minggu ke-2 Ramadan
5. Meningkatkan sistem kardiovaskular
Kalium yang terkandung dalam kurma ini sangat ajaib menurunkan LDL (kolesterol jahat) yang menyebabkan penyumbatan di arteri sampai akhirnya mengakibatkan serangan jantung dan stroke.
Studi pun telah menemukan orang yang rutin mengonsumsi makanan tinggi kalium setiap harinya memiliki sistem kardiovaskular lebih baik, ia berisiko rendah serangan jantung dan kanker. Karena itu, konsumsi kurma secara rutin setiap harinya dapat membantu kita terhindar dari berbagai masalah penyakit kardiovaskular.
Anda bisa mendapatkan kurma dengan kualitas terbaik di serbada.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien