Suara.com - Minyak Flaxseed atau Minyak Ikan, Mana yang Lebih Sehat?
Minyak Flaxseed dan minyak ikan sama-sama memiliki manfaat kesehatan yang sudah banyak diketahui. Salah satunya memberikan asupan asam lemak omega-3 dan terbukti menurunkan faktor risiko penyakit jantung, seperti hipertensi atau tekanan darah tinggi.
Namun mana yang lebih sehat untuk dikonsumsi di antara keduanya?
Minyak flaxseed atau biji rami merupakan minyak yang diperoleh dari biji rami yang matang dan kering lewat metode cold-pressing. Minyak ini biasa ditemui dalam bentuk cairan atau kapsul.
Sementara minyak ikan lebih populer daripada minyak flaxseed. Minyak ikan diperoleh dari mengekstrak minyak dari jaringan ikan yang berlemak, seperti makarel atau tuna.
Keduanya mengandung asam lemak omega-3 yang esensial, namun dengan jenis yang berbeda.
Dalam minyak ikan, terkandung jenis omega-3 eicosapentaenoic acid (EPA) dan docosahexaenoic acid (DHA), sedangkan dalam minyak flaxseed terkandung jenis alpha-linoleic acid (ALA).
EPA dan DHA lebih sering ditemukan dalam sumber hewani seperti ikan berlemak, sedangkan ALA lebih sering ditemukan dalam tanaman.
Sayangnya, ALA tidak aktif secara biologis dan butuh diubah menjadi EPA dan DHA untuk bisa digunakan pada hal lain selain menyimpan energi seperti lemak jenis lainnya.
Baca Juga: Olahraga Intensitas Tinggi Bisa Tingkatkan Risiko Terinfeksi Covid-19
Kedua minyak ini juga memiliki segudang manfaat kesehatan. Seperti menyehatkan jantung dan kulit, serta efek antiinflamasi yang baik.
Minyak ikan memiliki manfaat kesehatan sendiri untuk memperbaiki gejala gangguan mental. Dan minyak flaxseed disebut sangat baik untuk kesehatan pencernaan.
Melihat hal ini, minyak ikan mungkin memiliki manfaat kesehatan yang lebih baik. Ia juga memiliki efek antiinflamasi.
Akan tetapi, minyak ikan belum tentu cocok untuk semua orang, terutama bagi mereka yang memiliki alergi ikan atau produk makanan laut dan pelaku diet vegan.
Sehingga mengonsumsi minyak flaxseed lebih cocok bagi mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026