Suara.com - Olahraga tak hanya bisa menurunkan berat badan, tetapi juga bisa membantu menaikkan berat badan diimbangi dengan pola makan yang tepat.
Bagi yang ingin menurunkan berat badan, tentu banyak olahraga yang bisa dilakukan.
Namun bagaimana bila ingin meningkatkan massa tubuh atau menjaga berat badan?
Dalam Nutritalk di Instagram @nutrifood, Rabu (20/5/2020), COO DOOgether, Helmy Rianda menjelaskan untuk menjaga berat badan umumnya asupan tubuh yang masuk dan keluar mesti seimbang.
"Olahraga yang harus dihindari itu yang terlalu membakar kalori yang tinggi. Jadi kalau sudah tahu heart rate-nya tinggi dan high intensity workout, itu yang harus dihindari," ujar Helmy Rianda.
Ia menyarankan memilih olahraga yang fokus pada ketahanan, dengan intentitas yang rendah dan beban yang lebih berat.
"Jadi pilih yang intervalnya lebih pendek dan weight-nya lebih banyak. Misal 45 menit tapi bebannya pilih yang berat," kata Helmi
Lebih jauh, sambung dia, untuk perempuan sebaiknya memiliki olahraga seperti strong by zumba atau zumba tonning.
Sementara itu, Nutrition & Wellness Consultant Nutrifood, Aldis Rusli, menyarankan memilih asupan atau pola makan yang sesuai dengan anjuran isi piringku.
Baca Juga: Kelas Olahraga Tari Intensitas Tinggi Berisiko Menularkan Covid-19
"Ingat satu piring bukan karbohidrat atau lemak semua, tapi harus bervariasi, dibagi empat, karbohidrat seperempat lauk pauk, terus sumber sayuran dan buah-buahan itu yang pelu diperhatiin juga," kata dia.
Sementara, sambung Aldis, kalau mau menaikkan berat badan dianjurkan memilih jenis olahraga resistance dan bebannya lebih berat.
"Yang dinaikkan itu kan otot dan lemak, jadi dari olaharaga yang pemilihan jenis olahraga resistance dan bebannya lebih berat," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?