Suara.com - Waspada, Lip Balm dan Lipstik Berisiko Jadi Media Penularan Covid-19
Meski belum ada penelitian pasti kosmetik bisa jadi media penularam virus corona atau Covid-19, tapi beberapa kosmetik membuat penggunaanya harus berhati-hati, khususnya bila digunakan dekat mata, hidung, dan mulut.
Dokter umum Dr. Aragona Giuseppe, Penasehat Medis Prescription Doctor mengatakan perlu berhati-hati dengan produk kosmetik bibir, seperti lip balm dan lipstik yang diaplikasikan langsung ke mulut.
Ia mengatakan penting untuk membersihkan secara menyeluruh dan menyimpannya dengan hati-hati.
"Kosmetik yang tidak dibersihkan, diletakkan di tempat yang tepat, atau tidak dirawat dengan tepat berisiko menginfeksi pemakainya, karena digunakan langsung di wajah, dan sangat mungkin menyebabkan infeksi," jelas Giuseppe mengutip Huffpost, Kamis (21/5/2020).
"Produk bibir sangat berisiko, karena lipstik dan lip balm adalah pintu utama ke saluran pernapasan Anda," sambungnya.
Sayangnya, Giuseppe juga tidak bisa merinci sedetail mungkin produk perawatan bibir seperti lip balm.
Ia mengatakan sulit untuk menentukan dengan tepat berapa lama virus dapat hidup di produk jenis tersebut.
Di sisi lain, risiko kontaminasi produk pelembab bibir juga sangat tinggi, mengingat biasanya formula produk ini disimpan dalam ruangan yang kecil dan lembab.
Baca Juga: Benarkah Obat Kumur Bisa Membunuh Virus Corona? Ini Faktanya
Kondisi tersebut sangat memungkinkan partikel virus bisa hidup lebih lama di produk dari pada biasanya.
Catatan terakhir, jangan sampai menggunakan produk secara bersamaan, dari satu orang ke satu orang lainnya karena sangat berbahaya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem