Suara.com - Pernahkah Anda merasa terengah-engah di malam hari? Bisa jadi itu karena tubuh kurang tidur.
Seringkali kita meremehkan kebutuhan akan tidur yang cukup. Bahkan studi dalam jurnal Annals of Allergy, Asthma and Immunology menyebut bahwa risiko asma dipengaruhi oleh pola tidur.
"Studi kami menunjukkan bahwa orang dewasa dengan asma sama-sama dipengaruhi oleh terlalu sedikit (atau kadang-kadang terlalu banyak) tidur," kata ketua penulis studi Faith Luyster dari University of Pittsburgh di AS.
Menurut penelitian ini, semakin sedikit waktu tidur semakin membuat diri rentan terhadap asma. Sementara itu, sebagian besar dari kita mungkin hanya tidur empat hingga lima jam di malam hari.
Sebuah penelitian yang dilakukan di Universitas Yale di AS mengatakan bahwa tidur selama tujuh hingga delapan jam adalah suatu keharusan jika Anda ingin menjaga kesehatan Anda, terutama kesehatan jantung.
Penelitian ini juga bahkan menyoroti bahwa tidur yang buruk dapat menurunkan kualitas hidup Anda dan memiliki dampak besar pada kesehatan mental dan fisik Anda.
Para peneliti utama penelitian ini juga menunjukkan bahwa orang yang tidur lebih sedikit berisiko lebih besar terkena serangan asma dan batuk kering sampai-sampai perlu dirawat di rumah sakit.
"Studi ini menambahkan bukti kuat pada praktik pasien asma yang membahas masalah tidur dengan ahli alergi mereka untuk membantu menentukan apakah mereka perlu mengubah pengobatan asma mereka untuk mencapai tidur yang cukup sebagai komponen manajemen asma yang baik secara keseluruhan," kata Gailen D Marshall, editor- in-chief of Annals Journal.
Baca Juga: Niat Bikin Putri Salju, Penampakan Kue Ini Malah Jadi Dark Mode
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru