Suara.com - Risiko yang bisa muncul saat penderita asma berpuasa adalah asmanya kambuh sehingga memerlukan inhaler atau asthma spray untuk meredakannya. Sebab bila tak segera diatasi bisa fatal akibatnya.
Seperti diketahui, asma merupakan penyakit umum yang dapat menyebabkan kesulitan bernapas, nyeri dada, batuk, dan napas berbunyi.
Gejalamya terkadang bisa menjadi parah dan membutuhkan penanganan segera. Salah satu yang biasa digunakan oleh pasien asma untuk meredakan gejalanya ialah asthma spray dan inhaler.
Obat ini umumnya bisa meredakan gejala asma dalam waktu yang relatif cepat. Inhaler atau asma spray obat-obatan yang disebut short-acting beta2-agonist atau beta2-agonist yang memiliki reaksi cepat.
Obat ini disemprotkan ke dalam mulut ketika seseorang terkena asma. Tapi, bagaimana penggunaan obat ini saat kita tengah berpuasa ya?
Apakah menyebabkan puasa kita batal atau tetaplah sah untuk dilanjutkan? Dikutip NU Online, untuk mengkategorikan sesuatu membatalkan puasa atau tidak, para ulama telah menetapkan beberapa kriteria, yaitu:
- Puasa menjadi batal sebab adanya sesuatu yang masuk (ke dalam tubuh), bukan sebab sesuatu yang keluar (dari tubuh). (Al-Kasani, Bada’ius Shana’i, juz 2, halaman 92.
- Selain itu, yang menjadi patokan lain adalah sampainya sesuatu ke dalam perut atau otak melalui lubang asli, seperti hidung, telinga, dan dubur. (Imam Nawawi, Raudhatut Thalibin, juz 2, halaman 356).
- Serta, sampainya efek dari sesuatu, bukan dzatnya, ke tenggorokan tidak membatalkan puasa. (Imam Nawawi, Raudhatut Thalibin, juz 2, halaman 357).
Berdasarkan uraian tersebut, penggunaan asthma spray dan inhaler dapat membatalkan puasa, sebab obat tersebut masuk melalui tenggorokan kemudian ke dalam perut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia