Suara.com - Saat ini kasus positif virus corona Covid-19 di Indonesia sudah melebihi 20 ribu orang dan lebih dari 1.000 meninggal dunia. Semua orang nampaknya perlu mewaspadai gejala lain dari virus corona Covid-19.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kehilangan bicara atau tidak bisa bergerak termasuk gejala serius dari infeksi virus corona Covid-19.
WHO menemukan satu pasien virus corona Covid-19 mengalami kesulitan berbicara yang merupakan gejala dari kondisinya.
"Bahkan saya tidak bisa berbicara dalam kelimat penuh, karena saya tidak bisa bernapas dan tidak bisa berhenti batuk," kata pasien itu kepada WHO dikutip dari Express.
Menurut WHO, gejala serius dari infeksi virus corona Covid-19 termasuk nyeri dada dan kesulitan bernapas atau sesak napas.
WHO menyarankan seseorang dengan gejala serius virus corona Covid-19 ini segera mencari pertolongan medis segera. Anda bisa menelepon atau langsung mengunjungi layanan medis segera.
Jika Anda hanya mengalami gejala ringan virus corona Covid-19, Anda bisa tinggal di rumah selama 7 hari untuk mengisolasi diri.
Setelah 7 haru, Anda bisa berhenti mengisolasi mandiri jika gejalanya hilang atau bila batuk sudah hilang.
NHS mengatakan gejala-gejala virus corona Covid-19 ini bisa berlangsung selama berminggu-minggu setelah infeksi hilang.
Baca Juga: Hasil Studi: Nikotin Mampu Mengikat Virus Corona di Dalam Tubuh
"Tetap isolasi sendiri jika Anda masih mengalami gejala lain (seperti suhu tinggi, pilek, merasa sakit atau diare). Anda bisa berhenti mengisolasi diri ketika gejalanya hilang," kata NHS.
Bahkan orang yang tinggal satu atap dengan Anda perlu mengisolasi mandiri selama 14 hari sejak awal orang pertama mengalami gejala. Begitu pula aturan isolasi mandiri bila ada orang satu rumah yang ikut merasakan gejala.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?