Suara.com - Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mencatat pasien virus Covid-19 di Jakarta berdasarkan data per Senin (25/5/2020), 6.628 orang.
Dari data terbaru, jumlah pasien meninggal sebanyak per hari ini ada 506 orang. Sedangkan pasien yang sembuh mencapai 1.648.
"Sampai hari ini kami laporkan, 2.044 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 2.430 orang melakukan isolasi diri di rumah," ujar Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, Senin.
Adapun pasien terpapar Covid-19 sudah ditangani melalui perawatan di rumah sakit maupun mengisolasi diri secara mandiri di kediaman masing-masing.
Sedangkan data untuk status orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 14.672 orang, orang dalam pemantauan (ODP) 12.608 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 8.987 orang.
Sebelumnya, kasus Covid-19 terus mengalami peningkatan. Dari data yang dirilis pemerintah, penambahan kasus Corona di Indonesia pada Senin (25/5/2020), tercatat ada 479 kasus positif baru.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, jumlah tersebut merujuk pada data hingga pukul 12.00 WIB. Sehingga, total pasien positif di Indonesia kekinan berjumlah 22.750 orang.
"Pasien positif hari ini sebanyak 479 orang, sehingga total menjadi 22.750 orang," kata Yurianto di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Senin sore.
Selain itu, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh dilaporkan juga bertambah. Tercatat ada 240 pasien yang sembuh sehingga jika ditotal kekinian sudah ada 5.642 pasien yang dinyatakan sembuh.
Baca Juga: Rumah Dibobol Maling saat Salat Ied, Duit Rp 40 Juta Punya Pak Haji Ludes
Selanjutnya, Yurianto menyebut ada 19 pasien yang dinyatakan meninggal dunia akibat virus corona. Sehingga, total pasien meninggal dunia berjumlah 1.391 orang.
Berita Terkait
-
Update Kasus Corona RI di H+2 Lebaran: 5.642 Sembuh, 1.391 Pasien Meninggal
-
Lebaran Kedua, Pasien Positif Corona RI Terus Melonjak Sampai 22.750 Orang
-
Karawang Masih Jadi Zona Merah Meski Sudah Nol Pasien Covid-19
-
Perayaan Lebaran di Kota Bandung, Pasien Covid-19 Nyaris Tembus 300 Kasus
-
LIVE STREAMING: Update Covid-19 Minggu, 24 Mei 2020
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
Terkini
-
Pamer Anak Jadi WNA Picu Amarah Warganet, Mengapa Pernyataan Alumni LPDP Begitu Sensitif?
-
Skandal Bripka AI, Oknum Polisi Tangerang Jadi Tersangka Usai Gadai Mobil Rental Rp25 Juta
-
KPK Incar Keterangan Budi Karya Sumadi Terkait Skandal Suap Jalur Kereta Api DJKA
-
Gus Yaqut Lawan Status Tersangka KPK, Akui Berhasil Berangkatkan 241.000 Jemaah Haji
-
Ancaman PHK Gegara Impor Mobil Pick Up India, Buruh Minta KPK Turun Tangan Jaga Uang Rakyat
-
Pakai Pelat Diplomatik Palsu Kedubes Rusia, Avanza Veloz Terjaring di Tol Dalam Kota
-
Kemlu Minta WNI Tunda Perjalanan ke Meksiko
-
Gus Yaqut Tuding Ada Cacat Prosedur Penanganan Kasus Kuota Haji Oleh KPK
-
Sopir TransJakarta Diduga Mengantuk hingga Tabrakan Adu Banteng, Polisi Dalami Unsur Kelalaian
-
WNI di Meksiko Aman, Kemlu Minta Jaga Komunikasi dengan KBRI