Suara.com - Penelitian terbaru menemukan pasien virus corona Covid-19 tidak bisa menginfeksi orang lain setelah 11 hari sakit meskipun hasil tes medisnnya tetepa positif.
Para ilmuwan di Singapura menemukan bahwa orang dengan virus corona Covid-19 mampu menularkan virusnya sekitar 2 hari sebelum mengalami gejalanya.
Kemudian, pasien virus corona Covid-19 bisa menularkan bug selama 7 hingga 10 hari setelah mereka mulai merasakan kesakitan.
Tetapi, para ahli menemukan bahwa virus corona Covid-19 ini tidak bisa diisolasi atau dikultur setelah 11 hari.
Para ilmuwan dari Pusat Penyakit Menular Nasional Singapura dan Akademi Kedokteran telah mempelajari 73 orang yang menderita Covid-19.
Pasien virus corona Covid-19 yang masih menunjukkan gejala setelah 14 hari bisa mengalami penyakit pernapasan yang tidak bisa ditularkan ke orang lain.
"Berdasarkan pada akumulasi data sejak terjadinya pandemi Covid-19, periode infeksi pada individu yang bergejala bisa dimulai sekitar 2 hari sebelum timbulnya gejala dan bertahan selama 7 hingga 10 hari," jelas para peneliti dikutip dari The Sun.
Harapannya, penelitian ini bisa membantu para dokter mencari tahu waktu yang tepat untuk memulangkan pasien virus corona Covid-19.
Sebelumnya, virus corona Covid-19 ini diduga pertama kali terjadi akibat penularan virus dari hewan ke manusia di Wuhan, China.
Baca Juga: Kronologi Adik Via Vallen Bisa Ketahuan Positif Terinfeksi Virus Corona
Sejak virus itu menyebar ke seluruh dunia dan menewaskan sekitar 344 orang serta menginfeksi lebih dari 5 juta orang di dunia,
Di Indonesia sendiri, virus corona Covid-19 ini telah menginfeksi lebih dari 20 ribu orang dengan jumlah kematian memcapai lebih dari 1.000 jiwa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?