Suara.com - Lebaran H+3, apa saja yang sudah Anda santap selama tiga hari ini? Apakah Anda mengalami kalap makan selama tiga hari kemarin?
Konsumsi makanan berminyak, bersantan, tinggi gula, garam, dan lemak secara berlebihan berisiko menimbulkan penyakit-penyakit terkait metabolisme, seperti hipertensi, asam urat, kolesterol tinggi, bahkan diabetes.
Tapi jangan khawatir, karena menurut dr. Indra Wijaya SpPD-KEMD, MKes, FINASIM, ahli penyakit dalam dari Eka Hospital BSD Tangerang, ada cara untuk menebus kekalapan ini, yaitu dengan berolahraga dan minum air putih yang cukup. Hal ini wajib dilakukan terutama oleh mereka yang ingin menghindari naiknya kolesterol lebih tinggi.
"Olahraga itu penting, nggak usah terlalu berat. Lakukan 30 menit setiap hari. Boleh jalan, boleh lari, boleh jogging, boleh sepeda," jelasnya dalam webinar bersama Eka Hospital BSD, Rabu (27/5/2020).
Lakukan olahraga selama lima kali seminggu. Misalnya dilakukan Senin hingga Jumat, sementara Sabtu dan Minggunya istirahat. Dr Indra juga menyebut berjemur juga bisa membantu.
Setelah melakukan dua hal tersebut, kolesterol diharapkan akan turun setelah tiga hari atau seminggu. Tekanan darah juga bisa dikendalikan dengan rutin mengukur tekanan darah.
"Semuanya balik ke tubuh kita masing-masing. Ada orang yang makannya sedikit tapi badannya besar, ada yang makan banyak tapi tubuhnya kecil. Jadi nggak bisa diprediksi," lanjut dr. Indra.
Penyakit-penyakit paska lebaran biasanya tak memiliki gejala spesifik, dan bahkan malah tidak bergejala sama sekali.
Apabila Anda khawatir, terutama setelah makan berlebihan atau memiliki riwayat, dr. Indra memperbolehkan menjalani tes darah untuk kolesterol, asam urat, gula darah, dan juga mengukur terkanan darah.
Baca Juga: Kiat Agar Tak Kalap Saat Santap Hidangan Lebaran
"Karena kita nggak akan tahu angka-angka ini tanpa cek darah. Gejala yang ada juga belum tentu, bisa saja merasakan gejala, tapi saat dites tensinya normal," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?