Suara.com - Salah satu kelompok yang dinilai rentan mengalami Covid-19 parah adalah perokok. Ternyata, ini disebabkan oleh banyaknya reseptor di paru-paru mereka.
Berdasarkan penelitian dari Cold Spring Harbor Laboratory di New York, AS, reseptor ini berpotensi membuat mereka lebih rentan terhadap infeksi.
Dilansir dari Medical News Today, reseptor merupakan 'pintu masuk' virus. Untuk masuk ke dalam sel dan mulai mereplikasi diri, virus akan menempel pada reseptor protein yang disebut angiotensin-converting enzyme (ACE2), yang ada dalam membran sel.
Peneliti menggunakan tikus percobaan. Mereka mengekspos tikus pada asap rokok selama dua hingga empat jam per hari dalam jangka waktu lima bulan.
Mereka menemukan, semakin lama tikus terpapar asap rokok, semakin banyak reseptor ACE2 diekspresikan dalam paru-paru mereka.
Kemudian peneliti menyelidiki apakah ada hubungannya dengan 'tergantung dosis' ketika diterapkan pada manusia.
Peneliti menganalisis dua set data genetik, satu berdasarkan sampel jaringan paru-paru dari perokok yang menjalani bedah thorax, dan satu berdasarkan pada jaringan paru-paru dari orang-orang di National Cancer Institute’s Cancer Genome Atlas Program.
Mereka melaporkan sampel paru-paru dari mereka yang merokok paling banyak menyatakan tingkat ACE2 tertinggi. Bahkan setelah memperhitungkan usia, jenis kelamin, etnis, dan indeks massa tubuh (BMI) peserta, masih ada hubungan kuat antara merokok dan ACE2.
Mereka juga menemukan, berhenti merokok membalikkan peningkatan ekspresi ACE2. Di antara mereka yang tidak merokok selama setahun, ada penurunan ekspresi ACE2 sekitar 40%, dibandingkan dengan mereka yang masih merokok.
Baca Juga: Studi: Mencuci Tangan 6 Kali Sehari Mengurangi Risiko Infeksi Virus Corona
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma