Suara.com - Pasien Aktif Tinggal Satu, Begini 4 Cara Selandia Baru Lawan Virus Corona
Selandia Baru menjadi negara yang cukup sukses melawan virus corona. Negara tersebut tidak memiliki penambahan kasus hampir sepekan belakangan ini.
Dilansir dari npr, Per Jumat (29/5/2020), kasus Covid-19 di Selandia Baru mencapai 1.154 di mana 1.131 telah sembuh dan 22 kasus meninggal. Artinya, negara tersebut tinggal memiliki 1 kasus aktif di penghujung Mei.
Para ahli mengatakan keberhasilan Selandia Baru terkait dengan upaya dari pemerintah dan masyarakat secara luas dalam menangani kasus. Dilansir dari Business Insider, berikut empat trik yang dilakukan Selandia Baru dalam melawan Virus Corona.
Mengeluarkan upaya lockdown nasional lebih awal
Mulai 3 Februari, Selandia Baru mulai memberlakukan pembatasan perjalanan, meskipun belum ada kasus. Negara tersebut baru mencatat kasus pertama pada 28 Februari dan kurang dari sebulan kemudian memiliki 102 kasus yang dikonfirmasi.
Pada saat itu, Perdana Menteri Jacinda Ardern meningkatkan peringatan pembatasan Level 3. Pada tahap itu, mereka mulai menutup sekolah, membatalkan pertemuan massal, dan memungkinkan orang untuk berbicara dengan dokter secara online.
Dua hari kemudian, negara itu maju ke pembatasan Level 4 dengan mengeluarkan perintah tinggal di rumah dan sangat membatasi perjalanan.
Warga taat aturan
Baca Juga: Ucap Ultah ke El Rumi, Warganet Kaget Ahmad Dhani Tak Menua di Foto Ini
Data Google menunjukkan bahwa Selandia Baru telah mengikuti aturan lockdown dengan tingkat perubahan perilaku yang sangat tinggi.
"Aktivitas turun hampir secara instan, lebih dari 90% dari level dasar di beberapa kategori," kata Nick Wilson, seorang profesor dan pakar kesehatan masyarakat di Universitas Otago di Selandia Baru.
Hal tersebut menyebabkan penurunan level kasus hanya 10 hari setelah tindakan penguncian diberlakukan
Melembagakan pengujian luas dan pelacakan kontak
Menurut CBS, Selandia Baru melakukan total 267.435 uji virus corona. Meskipun dirilis lebih lambat dari negara lain seperti Singapura, aplikasi ini akan membantu memastikan negara tersebut tidak mengalami lonjakan kasus karena mulai mengurangi penguncian.
Menurut American Enterprise Institute ini bekerja dengan memungkinkan pengguna untuk memindai kode QR di titik masuk di berbagai tempat. Jika mereka dinyatakan positif Covid-19, pelacak kontak dapat meninjau di mana orang tersebut berada.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin