Suara.com - Nyeri punggung adalah masalah umum yang memengaruhi sebagian besar orang selama hidupnya. Menurut NHS pun risiko sakit punggung meningkat selama masa isolasi mandiri akibat wabah virus corona Covid-19.
Nyeri punggung bisa disebabkan oleh tidur dalam posisi yang salah, memiliki postur tubuh yang buruk dan cedera ringan.
Dalam kebanyakan kasus, seperti yang dilansir dari Express, sakit punggung bukan hal yang perlu dikhawatirkan dan akan membaik sendiri dalam beberapa minggu atau bulan.
Anda bisa menghilangkan sakit punggung yang menyakitkan ini dan mencegahnya terjadi dengan melakukan latihan tertentu.
Salah satu latihan fisik terbaik untuk melindungi dari sakit punggung adalah peregangan tubuh seperti kucing. Anda bisa meregangkan tubuh dengan melengkungkan punggung untuk membuatnya lebih kuat.
Latihan-latihan peregangan tubuh juga bisa mengurangi kekakuan sekaligus meningkatkan waktu pemulihan orang dengan sakit punggung.
"Latihan untuk memperkuat punggung bagian bawah bisa membantu meringankan dan mencegah sakit punggung bagian bawah. Latihan itu juga bisa memperkuat otot inti, kaki dan lengan," jelas seorang ahli.
Menurut para peneliti, olahraga juga bisa meningkatkan aliran darah ke daerah punggung bagian bawah, yang bisa mengurangi kekakuan dan mempercepat proses penyembuhan.
"Peregangan bisa membantu memperpanjang punggung, membuatnya lebih kuat dan meredakan ketegangan pada otot," jelas peneliti.
Baca Juga: Hits: Agar Anak Betah Pakai Masker, Jumlah Kentut Normal dalam Sehari
Seseorang bisa melakukan peregangan dengan mengangkat tangan dan lutut, melengkungkan punggung, menarik perut ke atas dan ke arah tulang belakang.
Lalu, rilekskan otot-otot tubuh dan biarkan perut terjatuh ke lantai. Anda bisa mengulangi latihan ini antara 3 hingga 5 kali dalam 2 kali sehari.
Anda juga bisa meringankan rasa sakit punggung dengan menggunakan dayung secara teratur. Karena, mendayung salah satu latihan kardiovaskular terbaik yang bisa dilakukan orang sakit punggung.
Gerakan mendayung juga membantu memperkuat otot punggung bagian bawah, tetapi penting untuk mempertahankan bentuk yang baik selama latihan fisik.
NHS menjelaskan nyeri punggung bawah adalah jenis nyeri punggung paling umum di Inggris. Anda bisa mengonsumsi obat penghilang rasa sakit dalam jangka pendek untuk mengatasi sakit punggung.
Pasien yang kelebihan berat badan atau obesitas juga bisa mengurangi nyeri punggung mereka dengan menurunkan berat badan.
Sebab, kelebihan berat badan bisa memberi tekanan ekstra pada persendian, yang bisa membuat sakit punggung bertambah parah.
Karena itu, bicarakan ke dokter bila Anda mengalami sakit punggung dan pembengkakan di punggung yang menyebabkan kesulitan buang air kecil serta nyeri dada.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI