Suara.com - Bekerja di rumah sering kali memicu nyeri punggung, sehingga terasa tidak nyaman. Memang, nyeri punggung cenderung sembuh dengan sendirinya tapi, itu kondisi itu juga mudah datang kembali.
Meskipun rasa sakit di punggung bagian bawah (sakit pinggang) sangat umum, rasa sakit dapat menyebar di sepanjang tulang belakang.
Dilansir dari Express, National Health Service (NHS) Inggris merekomendasikan agar tetap seaktif mungkin untuk membantu mengurangi nyeri punggung dan mempercepat pemulihan.
Langkah yang mudah dilakukan adalah dengan berjalan-jalan santai.
Selain membantu mengurangi sakit punggung, berjalan adalah salah satu cara termudah untuk menurunkan berat badan dan menjadi lebih sehat.
NHS menyarankan orang untuk melakukan setidaknya 150 menit jalan santai dalam seminggu. Untuk membantu mencegah sakit punggung, ada baiknya menjadikan bejalan-jaln sebagai kebiasaan.
Cara lain adalah naik tangga daripada naik lift. Aktivitas fisik dapat menjaga punggung Anda kuat dan mendorong Anda untuk tidak duduk dalam waktu lama.
Postur tubuh yang buruk saat duduk ketika bekerja di rumah untuk waktu yang lama juga dapat menyebabkan punggung terasa pegal. Oleh karena itu, pencegahan nyeri punggung lainnya adalah dengan duduk di posisi yang benar.
Untuk mendapatkan posisi duduk yang benar di depan meja, maka Anda perlu memastikan kursi yang Anda gunakan menopang punggung bagian bawah. Lebih baik lagi jika Anda memiliki kursi yang dapat disesuaikan sehingga dapat mengatur ketinggian, posisi punggung, dan kemiringan.
Baca Juga: Viral Motor Ojol Hilang Saat Antar Pesanan, Nikita Mirzani Lakukan Hal Ini
Postur yang benar melibatkan lutut sedikit lebih rendah dari pinggul dan kaki menapak ke lantai. Jika Anda sandaran kaki di meja, maka itu lebih baik lagi.
Pergelangan tangan dan lengan saat menggunakan keyboard, harus lurus dan sejajar. Siku harus berada di samping tubuh, sehingga lengan membentuk L pada sendi siku.
Sementara bagian atas layar harus setinggi mata.
Untuk mengurangi stres pada otot dan persendian, penting untuk beristirahat secara teratur.
Atasi masalah ini sejak dini, karena masalah leher, bahu dan punggung berangsur-angsur bisa menumpuk dari waktu ke waktu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin