Suara.com - Menurunkan berat badan dapat dilakukan dengan secara konsisten mengonsumsi lebih sedikit kalori daripada yang Anda bakar setiap hari. Makanan atau minuman apa pun mengandung kalori dihitung dari keseluruhan asupan kalori harian Anda.
Namun, tidak semua orang akan mendapatkan hasil dan di waktu yang sama. Sebab, ada berbagai faktor yang memengaruhi seberapa lama tingkat penurunan berat badan yang sehat.
Dilansir dari Healthline, berikut faktor yang memengaruhi penurunan berat badan:
1. Jenis kelamin
Umumnya, wanita membakar kalori 5% hingga 10% lebih sedikit daripada pria saat istirahat. Inilah mengapa pria cenderung lebih cepat dalam menurunkan berat badan mereka.
Sebagai contoh, sebuah studi selama 8 minggu terhadap lebih dari 2.000 peserta untuk diet 800 kalori menemukan pria kehilangan 16% lebih berat daripada wanita, dengan penurunan berat badan relatif 11,8% pada pria dan 10,3% pada wanita.
2. Usia
Salah satu dari banyak perubahan tubuh yang terjadi seiring penuaan terjadi adalah perubahan dalam komposisi tubuh, massa lemak meningkat dan massa otot berkurang.
Penurunan laju metabolik istirahat atau RMR ini dapat membuat penurunan berat badan semakin sulit seiring bertambahnya usia,
Baca Juga: Ladies, Ini 4 Makanan Terbaik Basmi Lemak Perut yang Membandel
RMR adalah jumlah kalori yang dibutuhkan tubuh untuk mempertahankan fungsi tubuh normal, seperti bernapas dan memompa darah.
3. Titik awal
Massa dan komposisi tubuh awal saat mulai diet juga dapat memengaruhi seberapa cepat bisa menurunkan berat badan.
Gunakan panduan untuk melihat seberapa banyak tubuh dapat kehilangan berat badan berdasarkan berat awal, usia, jenis kelamin, dan berapa banyak kalori yang dikonsumsi dan dikeluarkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius