Suara.com - Rihanna, Kendall dan Kylie Jenner, Kristen Stewart, hanyalah beberapa seleb yang memasang tindik di puting payudaranya.
Bahkan beberapa tahun yang lalu, tindikan puting terlihat liar dan tidak jelas tujuan dari hal itu. Pertanyaannya apakah aman melakukan tindik puting payudara?
Seperti dilansir dari Health, kulit memiliki tujuan yang vital, sebagai alat penghalang yang melindungi tubuh Anda dari bakteri.
Menindik puting secara harfiah membuat lubang pada perlindungan itu, kata Constance M. Chen, MD, ahli bedah plastik bersertifikat dan spesialis rekonstruksi payudara.
Hal yang juga perlu diingat bahwa ada potensi yang akan terjadi pada jaringan parut.
"Seperti prosedur bedah lainnya, jaringan parut selalu memungkinkan," kata Zain Husain, MD, dokter kulit bersertifikat dan pendiri New Jersey Dermatology and Aesthetics Center.
Selain itu, beberapa orang lebih banyak bekas luka daripada yang lain. Jika seorang memiliki keloid (bekas luka) akibat jerawat, luka, atau luka lainnya, berisiko lebih tinggi terkena salah satu pembentukan di lokasi penindikan, kata Dr. Husain.
Setelah itu, pastikan untuk memilik melakukannya di tempat profesional dan juga melakukan perawatan setelahnya.
Di samping itu, infeksi bakteri atau virus selalu berisiko dengan penindikan puting, kata Dr. Jaliman, tidak peduli seberapa sterilnya kondisi saat melakukannya.
Baca Juga: Pasien Tumor Payudara Ngaku Dicabuli Dokter, Masukkan Jari ke Alat Vital!
Tanda-tanda infeksi termasuk demam, kedinginan, kemerahan, nyeri, dan keluarnya cairan bernanah. Jika Anda memiliki gejala-gejala ini atau menemukan hal lain yang tidak biasa, kunjungi dokter.
Risiko-risiko ini terdengar agak menakutkan. Tetapi selama Anda pergi ke tempat yang aman dan profesional, Anda cenderung memiliki pengalaman yang baik, mulai dari menusuk sampai penyembuhan.
"Jika itu membuat Anda bahagia, saya tidak punya masalah dengan mereka!" kata Dr. Husain.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?