Suara.com - Pada bulan Desember 2019, virus corona tampaknya terbatas di China. Tetapi, beberapa minggu kemudian, virus yang menyebabkan penyakit Covid-29 itu telah menjadi pandemi global.
Bahkan setelah enam bulan berlalu, virus corona teah menyeranag lebih dari 10 juta orang di mana sekitar 500 ribu orang telah meninggal.
Dilansir dari Aljazeera, virus yang mengarah ke penyakit pernapasan tersebut telah menginfeksi banyak orang di lebih dari 188 negara.
Para ilmuwan, pejabat kesehatan, dan pemerintah di seluruh dunia telah mendorong warga untuk melakukan jarak fisik dan menghindari keluar rumah kecuali untuk tujuan yang diperlukan. Berbagai negara juga telah melakukan berbagai pembatasan yang ketat.
Tetapi nyatanya ada beberapa negara yang belum melaporkan memiliki satu pun kasus.
Beberapa negara tersebut antara lain: Kiribati, Pulau Marshall, Mikronesia, Nauru, Korea Utara, Palau, Samoa, Pulau Solomon, Tonga, Turkmenistan, Tuvalu, dan Vanuatu.
Dilansir dari BBC, para peneliti berasumsi bahwa negara-negara tersebut mungkin sudah ada kasus namun tidak diketahui. Seperti di Korea Utara yang menyatakan 0 kasus.
Alasan lain yang memungkinkan adalah keterpencilan wilayah yang membuat negara-negara tersebut cukup kecil kemungkinan didatangi warga asing.
Beberapa negara di atas bahkan masuk dalam 10 negara terkecil di dunia dan cukup terpencil dari jangkauan pelancong dari negara-negara lain.
Baca Juga: Dalam 24 Jam, Brasil Laporkan Penambahan 30 Ribu Kasus Covid-19
Sebelumnya, melalui BBC Andy Tatem, seorang profesor demografi spasial dan epidemiologi di Universitas Southampton berasumsi soal kemungkinan negara terakhir yang akan terkena virus corona.
"Sepertinya itu adalah Pasifik Selatan, pulau-pulau yang sangat terpencil," kata Tatem.
"Tetapi dalam ekonomi global kita, saya tidak yakin ada tempat yang akan lolos dari penyakit menular seperti itu," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi