Suara.com - Kasus virus Corona Covid-19 di Asia Tenggara belum menunjukkan tanda-tanda penurunan, terutama di Indonesia dan Filipina.
Dilansir Anadolu Agency, infeksi Covid-19 di negara-negara ASEAN mencapai 147.952 dengan total kematian 4.274 dan 83.486 yang sembuh pada Senin (30/6/2020).
Angka ini berdasarkan tambahan 2.280 kasus baru dan 62 kematian yang dilaporkan dalam 24 jam terakhir, yang sebagian besarnya berasal dari Indonesia dan Filipina.
Indonesia menjadi negara dengan tingkat infeksi tertinggi di ASEAN sebanyak 55.092 orang, hasil penambahan kasus positif sebanyak 1.082 orang. Sedangkan jumlah pasien meninggal dunia akibat Covid-19 menjadi 2.805 orang.
Peningkatan jumlah tersebut setelah terdapat penambahan pasien Covid-19 yang meninggal sebanyak 51 orang selama 24 jam terakhir. Indonesia mengumumkan pasien sembuh sebanyak 864 orang, sehingga total mencapai 23.800 orang.
Filipina menjadi negara dengan tingkat infeksi tertinggi kedua di ASEAN dengan total sebanyak 36.438, setelah bertambah 985 orang pada Senin.
Filipina juga mengonfirmasi tambahan 11 pasien meninggal dunia, sehingga total mencapai 1.255 orang. Selain itu, Filipina melaporkan tambahan 270 pasien sembuh, sehingga keseluruhan mencapai 9.956.
Singapura yang pernah menjadi negara dengan infeksi tertinggi di ASEAN melaporkan 202 kasus baru Covid-19.
Tidak ada kematian baru akibat Covid-19 di negara itu. Total infeksi di Singapura menjadi 43.661 dengan 28 kematian.
Baca Juga: China Catat 19 Kasus Covid-19 Baru dengan Empat Pasien Tanpa Gejala
Kementerian Kesehatan Singapura menyampaikan sebagian besar kasus merupakan pemegang izin kerja yang tinggal di asrama. Singapura juga menyampaikan pasien sembuh sejak Minggu malam mencapai 345, sehingga total menjadi 37.508.
Thailand melaporkan tujuh kasus baru Covid-19 dan nol kematian, menjadikan total infeksi di negara itu sebanyak 3.169 dengan 58 kematian sejak Januari.
Semua kasus baru adalah warga negara Thailand yang baru pulang dari India dan Amerika Serikat namun sudah menjalani karantina. Belum ada transmisi lokal di kerajaan selama 35 hari, menurut otoritas Thailand.
Malaysia melanjutkan tren tanpa kasus kematian Covid-19 dalam 15 hari berturut-turut. Dalam konferensi pers di Putrajaya, Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia Noor Hisham Abdullah menyampaikan kematian di Malaysia akibat Covid-19 tetap 121.
Dia juga mengatakan tambahan 3 kasus baru Covid, sehingga total mencapai 8.637. Noor Hisham juga mengatakan tambahan 16 pasien sembuh sehingga jumlah keseluruhan mencapai 8.334 orang.
Berita Terkait
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
Resmi Nikahi Jennifer Coppen, Justin Hubner Keturunan Mana?
-
Kenapa Mahasiswa Demo 'Menuju Indonesia Bangkrut' di Bundaran HI?
-
Layanan Kereta Indonesia Disebut Sudah Setara Global
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional