Suara.com - Beberapa negara telah menerapkan new normal atau pelonggaran pembatasan sosial meski pandemi virus corona Covid-19 belum usai. Semua orang pun tetap disarankan melindungi diri dengan menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan selalu membawa hand sanitizer ketika berpergian untuk mencegah penularan virus.
Inggris, salah satu negara yang telah melonggarkan pembatasan sosial juga akan membuka kembali bioskop, pub, salon rambut dan lainnya pada 4 Juli 2020 mendatang.
Tetapi, pusat kebugaran atau gym dan kolam renang masih perlu ditutup untuk sementara waktu. Para ahli kembali mengingatkan bahwa pandemi virus corona Covid-19 belum selesai, meski aturan sudah tidak ketat.
"Ini aturan umum, semakin dekat Anda berinteraksi dengan orang lain, semakin lama interaksi berlangsung dan semakin besar orang yang terlibat dalam interaksi. Maka semakin tinggi pula risiko penularan virus corona Covid-19," kata Jay Butler, wakil direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat dikutip dari The Sun.
Ahli kesehatan di seluruh dunia telah menjelaskan seberapa penting menjaga tingkat kebersihan untuk mencegah virus corona. Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson pun mendesak semua orang untuk teratur mencuci tangan pakai air dan sabun.
Maria Van Kerkhove, perwakilan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menyoroti bahwa virus corona Covid-19 masih terlihat paling menonjol di ruangan kecil dan sempit.
"Virus ini menyukai jarak yang dekat, baik di rumah atau tempat kerja. Kita perlu memastikan bahwa kita sendiri yang harus mencegah penyebaran virus corona," kata Maria.
Karena itu, pemerintah Inggris telah merilis panduan lengkap perihal apa yang bisa dan tidak bisa dilakukan orang lain ketika 4 Juli nanti. Panduan itu termasuk relaksasi jarak sosial dari 2 meter menjadi 1 meter.
"Ke depan, mulai 4 Juli, semua orang akan dipercaya terus bertindak bertanggung jawab dengan mengikuti panduan itu," jelasnya.
Baca Juga: Selain Tangkal Virus Corona, Masker Pintar ini Bisa Terjemahkan 8 Bahasa
Saat ini, mayoritas publik di Inggris telah mematuhi peraturan dan panduan pencegahan penularan virus corona ketika fasilitas umum kembali dibuka. Namun, semua orang lebih baik tidak mengunjungi kolam renang publik atau tempat kebugaraan yang dianggap berbahaya selama pandemi virus corona.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?