Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan negara-negara untuk tidak meremehkan virus Corona Covid-19 yang masih terus mengalami penambahan jumlah kasus.
Dilansir VOA Indonesia, WHO menyebut peningkatan kasus lebih banyak mungkin terjadi di bulan Juli, berdasarkan laporan bulan lalu.
"Enam puluh persen dari semua kasus dilaporkan pada bulan Juni," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam pengarahan di Jenewa, Swiss.
Tedros mengatakan, kasus baru sudah mencapai 160 ribu setiap hari selama minggu lalu, sehingga memicu dirinya untuk memperingatkan negara-negara agar melakukan pendekatan menyeluruh untuk secara efektif mencegah penyebaran virus.
"Beberapa negara melakukan pendekatan parsial. Negara-negara ini menghadapi sebuah perjuangan berat dan panjang kedepannya," pesannya lagi.
Ia mengatakan, negara-negara yang memberlakukan langkah pembendungan yang luas, termasuk isolasi lewat pelacakan kontak, mengenakan masker, telah berhasil mengurangi penularan dan menyelamatkan nyawa.
Lebih dari 10 setengah juta orang tertular di seluruh dunia dan lebih dari setengah juta tewas sejak perebakan virus corona dimulai di China.
Sekitar seperempat dari semua kasus dan korban tewas terjadi di AS, yang merupakan negara dengan kasus dan korban terbesar di dunia.
Selasa (30/6), AS mencatat rekor dengan 47 ribu kasus Covid-19 baru, peningkatan satu hari terbesar sejak awal dari pandemi ini.
Baca Juga: Kasus Covid-19 di China Turun, Maskapai AS Buka Lagi Rute Penerbangan
Berita Terkait
-
Spesial 20 Tahun, The Girl Who Leapt Through Time Tayang 4K di Jepang
-
Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?
-
Wabah Campak Mematikan di Bangladesh: 130 Anak Tewas, Ribuan Terinfeksi dalam Waktu Singkat
-
WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan