Suara.com - Tenaga medis dari Layanan Ambulans West Midlands itu diserang saat dalam perjalanan untuk memeriksa kesehatan seorang pria di sebuah rumah di Stephens Close, wilayah Ashmore kota.
Kedua petugas medis itu kemudian menggunakan peringatan darurat untuk memberikan sinyal bahwa mereka telah ditusuk tak lama setelah mendapat panggilan pada pukul 12.15 waktu setempat.
Rekan kerja merek bergegas ke tempat kejadian untuk merawat kedua korban dan juga seorang pria yang ditawan oleh petugas. Saksi mata yang melihat kejadian mengatakan, seorang petugas medis digerakkan oleh rekan-rekannya setelah insiden penusukan itu.
Polisi West Midlands mengkonfirmasi bahwa seorang tersangka telah ditangkap. Layanan Ambulans West Midlands juga telah mengonfirmasi insiden tersebut.
Awalnya layanan ambulans itu mendapat panggilan sekitar pukul 12.15 siang waktu setempat untuk datang ke sebuah alamat di Stephens Close.
“Tidak lama setelah kedatangan, para kru menggunakan peringatan darurat mereka untuk mengatakan bahwa mereka telah ditusuk. Tiga ambulan tambahan, dua Ambulans Udara Midlands dan Tim Perawatan Midlands Barat datang tempat kejadian bersama dengan tiga petugas medis," demikian keterangan Layanan Ambulans West Midlands dikutip dari Mirror.
Setelah mendapat pertolongan pertama dari tenaga medis di tempat kejadian korban segera dibawa ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut.
"Seorang pria yang ditangkap oleh petugas polisi di tempat kejadian juga telah dirawat oleh staf ambulans," katanya.
Baca Juga: Menteri Kesehatan: Insentif Rp 75 Triliun untuk Medis Corona Sudah Dibayar
Berita Terkait
-
Dana Tanggap Darurat Kemenpu Dialihkan dari Pos Anggaran, Begini Kata Menkeu
-
Jembatan Darurat Penghubung Warga Terisolasi di Nagari Salareh Aia
-
Darurat Kemanusiaan: Rumah Solidaritas Papua Desak Presiden Segera Laksanakan Rekomendasi DPD RI
-
7 Tanda Keuangan Sehat yang Wajib Disyukuri di Tengah Kenaikan Biaya Hidup
-
Gaji Pas-pasan? Ini Trik Kumpulkan Dana Darurat Tanpa Menyiksa Dompet
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi