Suara.com - Sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan kesiapsiagaan penanggulangan kondisi darurat di perairan, tim Emergency Response Team (ERT) PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) telah berhasil merampungkan program sertikasi kompetensi penyelaman (diving license) profesional yang diselenggarakan selama tujuh hari.
Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan secara intensif di beberapa lokasi strategis, yang diawali dengan sesi teori di ERT Station Gosowong pada 26 Juni 2026. Selanjutnya, sesi praktik lapangan dilakukan di Pelabuhan Barnabas pada 27 Juni 2026, Pulau Bobale pada 28 Juni 2026, serta di Pulau Pawole, Tobelo, Halmahera Utara, pada periode 29 Juni hingga 1 Juli 2026.
Pelatihan ini diikuti oleh lima peserta yang terdiri dari empat personil tim Emergency Response Team (ERT) serta satu perwakilan dari departemen Government Relation (Govrel) & Permitting. Dalam pelaksanaannya, program ini menghadirkan instruktur dari Professional Association of Diving Instructors (PADI) Asia Pacic, Tommy Chandra, ID:308469 selaku Open Water Scuba Instructor (OWSI) untuk memastikan materi yang diberikan sesuai dengan standar internasional.
Deputy Director of Operation (DDO) / KTT, Rara Dodo Lawolo, menegaskan bahwa ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam memperkuat kapabilitas tim ERT untuk menghadapi tantangan teknis yang lebih kompleks di lingkungan perairan. Dengan kepemilikan lisensi profesional ini, diharapkan para personel memiliki kualikasi yang mumpuni untuk mendukung operasi penyelamatan bawah air yang aman dan efektif.
"Pencapaian ini merupakan tonggak sejarah yang signikan bagi NHM, mengingat untuk pertama kalinya tim kami berhasil memperoleh sertikasi penyelaman open water secara resmi. Pelatihan tersebut sangat relevan dengan karakteristik operasional di NHM yang mencakup area perairan luas, seperti fasilitas pelabuhan dan polishing pond. Meskipun diharapkan situasi darurat tidak terjadi, tim kami ready jika diperlukan,” pungkasnya.
Selain guna memenuhi kebutuhan internal perusahaan, lanjut Rado, kompetensi ini juga diproyeksikan sebagai bentuk kontribusi dalam mendukung misi kemanusiaan bagi masyarakat maupun pemerintah di masa mendatang jika diperlukan.
Di akhir kegiatan, instruktur Tommy Chandra memberikan evaluasi mendalam mengenai perkembangan para penyelam bahwa penguasaan fondasi dasar di level open ater dan pencapaian kenyamanan di bawah air jauh lebih krusial daripada sekadar mengejar jenjang berikutnya. Ia menekankan bahwa, sebagai penyelam pemula, sangat penting bagi personel untuk memperbanyak jam terbang agar lebih familiar dengan lingkungan laut serta peralatan yang digunakan.
“Saya sangat menyarankan para peserta untuk memiliki peralatan pribadi guna memastikan konsistensi dan kenyamanan maksimal. Perbedaan spesikasi pada setiap alat dapat memengaruhi ketenangan penyelam; dengan alat milik sendiri, mereka akan lebih familiar dengan posisi teknis seperti inate dan deate, sehingga dapat lebih fokus pada operasi penyelamatan.” tegas Tommy.
Selain itu, lanjutnya, aspek keamanan tetap menjadi prioritas utama. Penggunaan dive computer adalah standar wajib untuk memantau kedalaman dan batas aman penyelaman (no decompression limit) demi menghindari risiko medis yang fatal.
Baca Juga: Kolaborasi Perkuat Layanan Jantung Anak di RSUD Tobelo
Gugus Agam Satria, mewakili departemen Govrel & Permitting sekaligus sebagai peserta pelatihan, menyatakan bahwa pelatihan ini memberikan dampak nyata bagi para penyelam. "Dengan pelatihan ini membuat penyelam lebih tenang, lebih sadar terhadap risiko dan lebih percaya diri saat melakukan aktivitas bawah air", ujar Agam.
Kapten ERT, Muhammad Ifan, turut menambahkan bahwa pelatihan ini sangat krusial bagi timnya.
"Pelatihan dan sertikasi diving ini memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi kami sebagai anggota ERT. Selain meningkatkan kemampuan teknis penyelaman, kami juga memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai prosedur serta teknik open ater rescue yang aman, efektif, dan sesuai standar. Kompetensi yang kami peroleh akan menjadi bekal penting dalam mendukung kesiapsiagaan serta penanganan keadaan darurat, khususnya pada operasi penyelamatan di lingkungan perairan dan perusahaan", tutur Irfan.
Dengan personil yang kini telah mengantongi kualikasi profesional, NHM terus melangkah maju dalam memperkuat sistem manajemen darurat demi melindungi seluruh karyawan dan memastikan operasional perusahaan berjalan dengan lebih aman. ***
Berita Terkait
-
Kolaborasi Perkuat Layanan Jantung Anak di RSUD Tobelo
-
Pemkab Mojokerto Paparkan Progres Manajemen Talenta ASN di Hadapan BKN RI
-
Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta
-
Program Mangrove NHM di Kao Berhasil Pulihkan Kawasan Pesisir dan Tingkatkan Ketahanan Lingkungan
-
NHM Raih Penghargaan PROPER Biru, Cerminan Kinerja Pengelolaan Lingkungan yang Taat
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut