Suara.com - Sebagai makanan kaya gizi yang memiliki rasa enak dan mudah dimasak menjadi makanan apapun, telur menjadi primadona di negara manapun Anda berada. Tapi, ternyata setiap negara memiliki kualitas telur yang berbeda. Telur di Amerika, misalnya, sering dianggap lebih rendah kualitasnya daripada telur di negara lain.
Hal ini lantaran warna kuning telurnya lebih pucat dan telur di sana membutuhkan pendinginan saat penyimpanan.
Tetapi sebenarnya, bagaimana nilai gizi telur di Amerika dibandingkan dengan telur di negara lain? Ini dia fakta telur di Amerika seperti dilansir dari Huffpost.
Sistem pangan di Amerika dirancang untuk memberi makan populasi masyarakatnya yang sangat besar, lebih dari 300 juta orang.
“Tujuan produksi telur dalam fasilitas berskala besar adalah untuk mendapatkan sebanyak mungkin telur yang diproduksi dalam waktu sesingkat mungkin, membawanya ke truk berpendingin dan ke gudang, di mana telur kemudian akan didistribusikan ke toko bahan makanan,” jelas Drake Patten, pemilik Hurricane Hill, sebuah peternakan konservasi seluas 48 hektar di Western Cranston, Rhode Island, yang juga menghasilkan telur.
Amerika Serikat tidak hanya menjadi rumah bagi sejumlah besar warga dunia, tetapi orang-orang tersebar di wilayah geografis yang luas. Tak heran jika makanan perlu didistribusikan melalui perjalanan jarak jauh.
Nah, mengingat pastilah banyaknya jumlah ayam di setiap kandang, hampir tidak mungkin untuk memeriksa kesehatan setiap unggas. Hal ini juga menjadikan amatlah lumrah jika ditemukan banyak cangkang telur menjadi kotor.
Departemen Pertanian A.S. mewajibkan produsen untuk mencuci telur dengan air hangat untuk membersihkan cangkang. Tapi proses tersebut juga ternyata dapat menghilangkan kutikula luar yang merupakan penghalang alami bagi bakteri dan proses pembusukan, demikian jelas Michael Ruhlman, penulis buku Grocery: The Buying and Selling of Food in America.
”Menghilangkan lapisan pelindung cangkang berarti bahwa telur yang diproduksi secara massal di Amerika Serikat harus didinginkan hingga digunakan," katanya.
Baca Juga: Kelewat Ribet tapi Canggih, Orang Ini Buat Lukisan di Atas Telur Ceplok
Di sebagian besar negara Eropa, mencuci telur ilegal bagi produsen, itulah sebabnya telur tidak didinginkan di supermarket atau di rumah.
Beberapa petani Amerika, termasuk Patten, tidak melakukan pembersihan dengan air panas.
“Jika Anda membeli telur supermarket dan Anda mendapatkan telur dari peternakan saya, Anda merebusnya dan kemudian Anda membukanya, sangat sulit untuk mengupas kulit telur. Tapi telur yang dibeli di toko, sangat mudah dikupas,” kata Patten.
"Itu karena ada kantong udara yang sangat besar di telur yang dibeli di toko," katanya lagi.
Pakan yang diberikan kepada ayam juga sangat penting. Umumnya, di fasilitas besar, hewan diberi makan biji-bijian dan diberi suplemen dan antibiotik.
"Peternakan besar tidak memberi ayam mereka makan biji-bijian berkualitas," kata Patten. "Mereka memberi gandum murah - banyak jagung, agar mereka tetap berproduksi," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh