Suara.com - Penyakit diabetes kini tidak hanya menyerang lansia tapi juga bisa menyerang usia muda. Itu artinya mereka harus pintar mengelola hidup sehat dan teratur mengonsumsi obat yang bisa menekan gula darah.
Bicara soal obat diabetes, tahu nggak sih kenapa obat ini rata-rata harus dikonsumsi sebelum makan?
Spesialis Endoktrinologi dan Ahli Molekuler Diabetes Dante Saksono, Sp.PD., Ph.S.,KEMD mengatakan tindakan itu harus dilakukan agar obat mampu menekan kadar gula darah setelah makan, sehingga kadar gula darah tidak naik dan malah melonjak drastis.
"Jadi waktu minum obat harus diserap dulu setelah itu maka baru bisa beredar di dalam darah, itu butuh waktu. Diharapkan setelah minum obat dan sudah terserap maka gula darahnya akan turun ketika makan," ujar dr. Dante dalam acara Webinar Nutricana Slim, Jumat (10/7/2020).
Dokter yang berpraktik di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading itu mengungkap pada dasarnya kinerja obat lebih efektif digunakan sebelum makan, karena ia akan bekerja lebih efisien dan mudah terserap sebelum tertimpa makanan.
"Tetapi ada obat yang kalau diminum mengganggu lambung makanya harus diminum setelah makan. Tetapi secara farmakokinetik obat lebih efektif kalau diminum sebelum makan," paparnya.
Sedangkan diabetes adalah obat yang biasanya akan dikonsumsi seumur hidup, jadi ada baiknya diminum sesaat sebelum makan. Apabila ditunda, justru obat bakal menjadi bumerang bagi pasien tersebut.
"Langsung diminum sebelum makan, enggak perlu nunggu setengah jam, apalagi setengah jam untuk makan. Nanti keburu lupa minum obat malah enggak makan, keburu obat bekerja di darah yang terjadi malah hipoglikemik atau gula darah turun drop normal," tutupnya.
Baca Juga: Bukan Cuma Gula, Ini Kandungan Makanan yang Berisiko Sebabkan Diabetes
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya