Suara.com - Penambahan kasus Covid-19 di dunia kembali menyentuh angka lebih dari 230 ribu kasus infeksi baru dalam satu malam.
Dilansir dari situs worldometers.info, total kasus di 215 negara per 16 Juli 2020 pukul 01.29 GMT atau 08.30 WIB telah mencapai 13.689.917 orang terinfeksi virus corona Covid-19.
Dari jumlah itu, 8.036.499 orang telah dinyatakan sembuh dan 586.774 di antaranya meninggal dunia.
Sehingga kasus yang masih aktif di seluruh dunia sebanyak 5.066.644 orang dengan rincian 99 persen atau sekitar 5.007.028 orang dalam kondisi ringan dan sedang dan satu persen (59.616 orang) dalam kondisi berat.
Di sisi lain, Amerika Serikat kembali pecah rekor penambahan kasus baru dengan mencapai lebih dari 71 ribu dalam waktu 24 jam. Membuat kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19 di sana menjadi 3.616.747 orang.
Sebelumnya, Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular Amerika Serikat Dr. Anthony Fauci pernah memberi peringatkan bahwa kasus Covid-19 baru di AS bisa saja mencapai 100 ribu per hari jika tren kenaikan kasus tidak dihindari.
"Saya pikir penting untuk memberi tahu Anda dan publik Amerika bahwa saya sangat prihatin karena itu bisa menjadi sangat buruk," kata Fauci kepada komite Senat AS, Selasa (30/6), seperti ditulis USA Today.
Sedangkan penambahan angka kematian terbanyak terjadi di Brasil. Dalam satu hari, 1.261 orang di Brasil meninggal dunia setelah terinfeksi virus corona Covid-19.
Akibatnya total kematian di sana menjadi 75.523 orang dengan 1.255.564 orang lainnya dinyatakan sembuh, sehingga kasus aktif masih ada 639.822 orang.
Baca Juga: Bill Gates Peringatkan Obat Covid-19 Jangan untuk Penawar Tertinggi
Sementara itu di Indonesia kasus positif Covid-19 telah mencapai lebih dari 80 ribu. Indonesia masih berada di peringkat 26 negara dengan kasus Covid-19 terbanyak, tepat di bawah China dengan kasus positif 83.612.
Pasien positif virus corona di Indonesia tambah 1.522 kasus pada 15 Juli 2020. Sehingga menjadi 80.094 orang positif corona.
"Dari pemeriksaan hari ini kita dapatkan kasus konfirmasi positif covid-19 sebanyak 1.522 orang, sehingga saat ini totalnya menjadi 80.094 orang," kata Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dari Kantor BNPB, Jakarta, Rabu (15/7/2020).
Dari jumlah itu, Yurianto menyebut ada tambahan 87 orang meninggal sehingga total menjadi 3.797 jiwa meninggal dunia.
Kemudian, ada tambahan 1.414 orang yang sembuh sehingga total menjadi 39.050 orang lainnya dinyatakan sembuh. Sementara kasus suspek hingga saat ini mencapai 47.859 orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!