Suara.com - Pandemi Covid-19 telah mempersulit kehidupan banyak orang, tak terkecuali dengan penderita Parkinson.
Dilansir dari USA Today, hal tersebut berdasar sebuah survei terhadap lebih dari 7.000 orang yang memiliki penyakit atau merawat seseorang yang menderita penyakit itu.
Orang-orang dengan Parkinson jadi mengalami lebih banyak gejala khas penyakit kronis, seperti kesulitan bergerak dan lebih banyak perubahan suasana hati, kecemasan hingga depresi.
Sebagian besar juga melaporkan kesulitan menghadiri janji temu medis, menerima perawatan di rumah, mendapatkan olahraga yang memadai, mendapatkan obat-obatan dan berpartisipasi dalam kegiatan sosial, menurut survei yang dilakukan oleh Yayasan Michael J. Fox untuk Parkinson's Research.
"Semuanya memburuk," kata Dr. Carlie Tanner, seorang profesor neurologi di University of California, San Francisco, yang membantu memimpin penelitian.
Survei tersebut melibatkan 51 pasien Parkinson yang mengatakan mereka juga terkena Covid-19. Lebih dari setengah dari mereka melaporkan memburuknya gejala, termasuk tremor, kehilangan keseimbangan, masalah suasana hati, masalah pencernaan, rasa sakit dan kelelahan.
Mereka yang memiliki kedua penyakit itu lebih cenderung menjadi perokok lama atau perokok saat ini dan memiliki penyakit paru-paru, kata Tanner.
"Sebenarnya tidak ada petunjuk bahwa orang dengan Parkinson lebih cenderung memiliki hasil buruk lainnya," katanya.
Tidak banyak informasi yang ada tentang dua kombinasi penyakit ini, meskipun risiko Parkinson meningkat dengan bertambahnya usia, sehingga kebanyakan orang dengan kondisi ini juga berisiko lebih tinggi untuk kasus Covid-19 yang serius, katanya.
Baca Juga: Waspada Gejala Penyakit Parkinson, Cek Tandanya dari Tulisan Tangan!
Orang-orang kulit berwarna dan mereka yang berpenghasilan rendah menderita gangguan layanan paling banyak termasuk perawatan medis, kelas olahraga dan akses ke makanan, survei menemukan.
Survei ini merupakan bagian dari studi klinis online Fox Insight, sebuah proyek penelitian berusia 3 tahun yang mengeksplorasi pengalaman hidup, genetika dan variabilitas Parkinson.
Sebagai informasi, penyakit Parkinson adalah gangguan sistem saraf progresif yang memengaruhi bagian otak yang berfungsi sebagai koordinator gerakan tubuh. Gejala tremor sering terjadi dan biasanya menyebabkan kekakuan atau memperlambat gerakan. Hal ini pun akan membuat penderita kesulitan beraktivitas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak