Suara.com - Pendiri Microsoft, Bill Gates memperingatkan bahwa pengobatan Covid-19 dan vaksin yang tengah disiapkan, harus didistribusikan kepada orang-orang yang paling membutuhkannya dan bukan kepada “penawar tertinggi.”
"Jika kita membiarkan obat-obatan dan vaksin pergi ke penawar tertinggi, alih-alih ke orang-orang dan tempat-tempat di mana mereka paling dibutuhkan, kita akan memiliki pandemi yang lebih lama, itu tidak adil," ujar Gates dalam sebuah konferensi Covid-19 jarak jauh yang diselenggarakan oleh International AIDS Society, melansir CNBC, Minggu (12/7/2020).
Dia menekankan, para pemimpin harus membuat keputusan sulit tentang distribusi berdasarkan ekuitas, tidak hanya pada faktor-faktor yang didorong pasar.
Ketika negara dan perusahaan berlomba membawa vaksin ke pasar, kekhawatiran telah meningkat tentang negara-negara kaya yang menerima lebih banyak obat daripada negara-negara berkembang. Justru, vaksin virus corona nanti diperuntukkan bagi semua orang, tanpa keuntungan.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa 21 kandidat vaksin saat ini dalam uji klinis sedang diuji pada sukarelawan manusia, tiga di antaranya berada dalam fase ketiga dari percobaan tersebut.
Perusahaan biotek A.S. Moderna, perusahaan farmasi A.S. AstraZeneca dan Sinovac Biotech China telah membuat kemajuan paling maju dalam mengembangkan kandidat vaksin untuk virus corona.
Namun, Moderna, yang bekerja dengan Institut Kesehatan Nasional AS, baru-baru ini mengatakan bahwa uji coba tahap akhir untuk vaksin akan ditunda, mungkin dalam beberapa minggu.
Vaksin potensial yang dikembangkan oleh perusahaan raksasa obat Pfizer dan perusahaan bioteknologi BioNTech telah mengumpulkan tanggapan kekebalan pada pasien yang sehat, tetapi juga menyebabkan demam dan efek samping lainnya.
Gates mengatakan bahwa hal utama yang dapat diambil dari pertempuran melawan HIV / AIDS dua dekade lalu adalah pentingnya menciptakan sistem distribusi global yang adil untuk membuat obat tersedia untuk semua orang. Dia mengatakan, krisis AIDS berfungsi sebagai model dalam membuat obat Covid-19 lebih merata dan tersedia secara luas, menunjuk pada Dana Global 2002 untuk Memerangi AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria sebagai contoh.
Baca Juga: Bill Gates: Usaha Amerika Serikat Memerangi Pandemi Covid-19 Belum Cukup
"Kerja sama global, tekad mengeluarkannya di tempat yang paling mereka butuhkan adalah sangat penting,” kata Gates.
Berita Terkait
-
Ikuti Percobaan Vaksin Covid-19, Pria Ini Yakin Punya Antibodi Virus Corona
-
Belum Ada Vaksin, Ilmuwan Mengandalkan Antivirus & Antibodi Monoklonal
-
Asyik, Vaksin Covid-19 Diyakini Tersedia 6 Bulan Lagi!
-
Pria Ini Ungkap Berhasil Divaksin Virus Corona Covid-19
-
Satu Keluarga Ditahan karena Menjual Obat Covid-19 yang Ternyata Cairan Ini
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN
-
Limbah Elektronik Makin Mengkhawatirkan, Acer Gerakkan 150 Changemaker dari Sekolah
-
Narkoba Kini Menyusup Lewat Platform Digital dan Vape, Menkomdigi Minta Orang Tua Waspada
-
HP Flagship Anyar, Honor Magic 9 Bakal Bawa Stylus dan Layar Mewah Compact