3. Pengurangan Porsi Makan
Jika ingin menghindari risiko diabetes, batasi porsi yang akan Anda konsumsi. Banyak sayuran dalam diet membantu mengontrol gula darah dan penurunan berat badan, terutama yang non-pati seperti bayam, labu, tomat, dan brokoli.
Kalau Anda memiliki diabetes atau ingin menghindarinya, fokuslah untuk mengisi setengah dari piring Anda dengan sayuran, saran American Diabetes Association.
"Anda akan mendapatkan serat yang Anda butuhkan untuk merasa kenyang, dan glukosa darah Anda akan tetap seimbang," kata Margaret Shields, MEd, RD, CDE, seorang pendidik diabetes dengan Pusat Diabetes Universitas Washington di Rumah Sakit Barnes-Yahudi di St. Louis.
Sedangkan untuk buah, blueberry, strawberry, dan cranberry sarat dengan antioksidan penangkal penyakit. Buah lezat ini mengurangi tekanan darah, memperbaiki peradangan dan meningkatkan resistensi insulin untuk kontrol gula darah yang baik, kata penelitian dalam Journal of Agricultural Food Chemistry.
4. Ogah Makan Ikan
Jika Anda selalu menghindari ikan, inilah saatnya untuk berubah. Salmon, tuna, mackerel, dan sarden kaya akan asam lemak omega-3, yang mengurangi risiko penyakit jantung dan tekanan darah tinggi, menjaga arteri tetap sehat, dan juga baik untuk mencegah diabetes, menurut American Heart Association.
Cobalah untuk mendapatkan dua porsi ikan setiap minggu. Pilihan protein baik lainnya untuk diet Anda termasuk ayam tanpa kulit, tahu, telur (terutama putih bebas kolesterol), dan yogurt Yunani tanpa lemak.
5. Memanjakan Diri Dengan Terlalu Banyak Karbohidrat
Terlalu banyak nasi, pasta, kentang, dan roti putih akan menyebabkan gula darah Anda melonjak. Ini adalah urutan peristiwa yang buruk jika Anda ingin mencegah diabetes tipe 2, kata Shields.
Untuk menjaga ukuran porsi tetap terkendali dan mempercepat penurunan berat badan, American Diabetes Association menyarankan agar Anda membatasi karbohidrat bertepung dalam diet menjadi seperempat dari piring Anda.
Baca Juga: Diderita Komedian Omas sebelum Meninggal, Ketahui Kaitan Asma dan Diabetes
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?