Suara.com - Komedian, Omas dikabarkan meninggal dunia pada Kamis (16/7/2020) pukul 20.20 WIB. Perempuan berdarah Betawi itu menghembuskan napas terakhir di usia 54 tahun.
Sebelum meninggal, perempuan bernama lengkap Omaswati tersebut dikabarkan memiliki riwayat penyakit gula atau diabetes. Sementara menurut adik Omas, Mastur, kakaknya sempat mengalami gangguan pada paru-paru.
Diabetes memang dianggap sebagai induk dari segala penyakit degeneratif seperti stroke, hipertensi, jantung koroner, hingga disfungsi ereksi.
Melakukan perubahan gaya hidup yang sehat diharapkan dapat membantu Anda terhindar dari risiko diabetes. Nah, apa saja yang harus Anda hindari? Berikut daftarnya dilansir Everyday Health.
1. Menikmati Minuman Manis
Minuman manis penuh dengan kalori. yang juga menjadi alasan utama seseorang kelebihan berat badan. Itulah kesimpulan yang dicapai para peneliti Harvard setelah meninjau 30 studi tentang konsumsi minuman manis.
Teh manis, soda dan minuman kemasan lain biasa disebut sebagai "kalori kosong" cair karena mereka semua adalah gula tanpa nilai gizi dan tanpa rasa kenyang.
Saat Anda haus, minum air putih, saran Shannon Knapp, RD, CDE, seorang pendidik diabetes bersertifikat di Cleveland Clinic Diabetes Center. Susu rendah lemak adalah pilihan lain yang baik. Ketika Anda ingin minum jus buah, pastikan itu jus asli 100 persen dan minum hanya setengah cangkir.
2. Melewati Sarapan
Kita semua pernah mendengar bahwa sarapan adalah makanan terpenting dan dalam hal pencegahan diabetes, sarapan sangat penting. Melewatkan makan pagi bukan cuma akan menjadi bumerang, membuat Anda rakus pada siang hari, tetapi juga dapat menciptakan badai yang sempurna untuk diabetes tipe 2, kata Ellen Calogeras, RD, LD, CDE, seorang pendidik diabetes di Cleveland Clinic Diabetes Center.
Baca Juga: Diderita Komedian Omas sebelum Meninggal, Ketahui Kaitan Asma dan Diabetes
Membuat diri Anda kelaparan sampai makan siang memicu reaksi berantai yang mengganggu kadar insulin dan kontrol gula darah. Dan Anda mungkin akan makan lebih banyak siang hari, menurut sebuah penelitian oleh para peneliti dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Minnesota.
Jadi, luangkan waktu untuk makan makanan sederhana dan seimbang untuk kontrol gula darah dan penurunan berat badan, seperti telur, mentega kacang, buah segar, yogurt, kantong pita gandum, atau roti gandum adalah makanan sarapan yang baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak