Suara.com - Virus corona Covid-19 telah menginfeksi lebih dari 15 juta orang di dunia. Tak semua orang pun mengalami gejala Covid-19 yang umumnya berupa batuk, demam tinggi dan sesak napas.
Beberapa pasien Covid-19 bisa tidak mengalami gejala apapun dan gejala aneh lainnya. Anda bisa berisiko terinfeksi virus corona Covid-19 bila urine mulai berbau sangat kuat.
Aroma urine yang berbau tajam adalah tanda peringatan dehidrasi, sama halnya ketika urine berwarna kuning pekat atau keruh. Menurut Ohio State University, dehidrasi itulah yang bisa menjadi tanda peringatan virus corona Covid-19.
Aroma urine bisa menjadi sangat bau karena lebih terkonsentrasi. Kondisi itu disebabkan oleh tingkat cairan yang lebih rendah dalam tubuh.
Jika Anda mengalami dehidrasi disertai dengan kesulitan bernapas atau gejala umum virus corona Covid-19 lainnya perlu mengunjungi dokter untuk mencari penyebab yang tepat.
"Karena virus corona Covid-19 sudah menyebar luas di seluruh dunia, Anda perlu memahami gejala ringan, sedang hingga berat untuk mencari bantuan medis segera," jelas ahli dari Ohio State University dikutip dari Express.
Virus corona Covid-19 biasanya menyebabkan flu biasa atau penyakit virus pernapasan ringan lainnya. Tapi, virus corona jenis baru ini bisa menyebabkan kondisi lebih serius dan kematian pada beberapa pasien.
Pasien usia lanjut dan memiliki riwayat masalah kesehatan bisa mengalami gejala sedang hingga berat yang membutuhkan perawatan dukungan, seperti cairan untuk mengatasi dehidrasi.
"Jika Anda mengalami gejala sedang, kemungkinan Anda tidak perlu dirawat di rumah sakit, kecuali Anda mengalami dehidrasi dan kesulitan bernapas," jelasnya.
Baca Juga: Shandy Aulia Beri MPASI saat Bayinya Baru Usia 4 Bulan, Bolehkah?
Anda bisa mengalamii dehidrasi bila memiliki rasa haus yang meningkat, mulut kering, penurunan output urine, urine berwarna keruh, kulit kering, sakit kepala dan pusing.
Pasien virus corona Covid-19 juga bisa mengalami kelelahan akut sehingga kesulitan bangun dari tempat tidurnya. Bila Anda mengalami gejala ringan hingga sedang, segeralah pergi ke rumah sakit dan mengisolasi diri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD