Suara.com - Pembuat obat kemungkinan akan memiliki puluhan juta dosis vaksin virus corona pada awal tahun depan, ungkap Anthony Fauci, pejabat tinggi penyakit menular AS dilansir dari New York Post.
Fauci mengatakan mungkin ada satu miliar dosis vaksin tersedia pada akhir 2021, dan dia berharap dunia bisa melewati pandemi yang telah merenggut lebih dari 700.000 nyawa di seluruh dunia saat itu, dengan bantuan vaksin.
Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan A.S. Alex Azar mengatakan bulan lalu A.S. akan memiliki ratusan juta dosis vaksin pada awal tahun 2021.
Tujuan tersebut hanya mungkin karena pembuat obat telah setuju untuk memproduksi persediaan vaksin mereka dalam jumlah besar. Bahkan sebelum mereka tahu apakah obat itu bekerja untuk menghemat waktu.
"Pemerintah federal telah meletakkan lebih dari satu telur di keranjang," kata Fauci. “Kami memiliki portofolio yang cukup komprehensif yang selanjutnya akan menjalani uji klinis.”
Dia mengatakan mungkin ada indikasi bahwa setidaknya satu vaksin berfungsi dan aman pada akhir tahun.
"Saya sangat optimis bahwa kami akan memiliki vaksin yang cukup efektif untuk disetujui," katanya.
Itu tidak akan terjadi karena adanya tekanan agar vaksin tersedia tepat waktu untuk pemilihan presiden 3 November, katanya. Regulator kesehatan telah berjanji "mereka tidak akan membiarkan pertimbangan politik mengganggu" kebutuhan untuk memberikan vaksin Covid-19 yang aman, kata Fauci.
Baca Juga: Virus Corona Mungkin Tidak Akan Hilang Sepenuhnya dari Bumi, Ini Sebabnya
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?