Suara.com - Radang sendi adalah kondisi yang bisa menyebabkan gejala berupa pembengkakan, kekakuan dan nyeri sendi. Tapi, kondisi ini juga bisa menimbulkan gejala mirip virus corona Covid-19 seperti kelelahan dan demam.
Menurut Medical News Today yang dikutip Express, demam ringan muncul sebagai bagian dari respons alami sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi.
Penyebab pasti demam rheumathoid athritis atau radang sendi masih belum jelas. Tapi, banyak orang menganggap demam terjadi akibat peradangan kronis yang merupakan gejala khas radang sendi.
Penelitian ini menunjukkan bahwa demam adalah gejala peradangan. Sedangkan, demam ringan yang berlangsung lama adalah gejala umum dari beberapa kondisi inflamasi dan autoimun, termasuk radang sendi dan lupus.
Jika seseorang dengan arthritis mengalami demam ringan yang berlangsung lama, kondisi itu bisa mengindikasikan demam artritis.
Sebelum mendiagnosis demam artritis, dokter umum perlu menyingkirkan infeksi virus dan bakteri seperti virus corona Covid-19 terlebih dahulu.
Mereka juga harus menghilangkan kondisi peradangan atau autoimun lain yang menyebabkan demam.
Sementara itu, kelelahan yang merupakan gejala lain virus corona Covid-19 juga termasuk gejala utama artritis. Tapi, banyak orang mengira kelelahan ini sebagai kondisi lain karena bukan gejala umum radang sendi.
"Kelelahan secara signifikan memengaruhi kualitas hidup orang dengan berbagai bentuk penyakit yang berhubungan dengan arthritis, termasuk rheumatoid arthritis, psoriatic arthritis, spondyloarthritis, lupus, fibromyalgia dan osteoarthritis," jelas Arthritis Foundation.
Baca Juga: Virus Corona Bisa Picu Rhabdomyolysis, Kondisi Langka dari Radang Sendi
Kekurangan energi yang membuat Anda kelelahan mungkin disebabkan oleh penyakit inflamasi dan kondisi kesehatan lainnya, obat-obatan, efek samping, dan gaya hidup.
Namun kelelahan tidak selalu terkait langsung dengan aktivitas penyakit radang sendi, peradangan atau nyeri.
Faktanya, studi tahun 2017 yang diterbitkan dalam Current Rheumatology Reports mengatakan tingkat kelelahan Anda bisa berkaitan dengan faktor-faktor lain termasuk obesitas, aktivitas fisik, gangguan tidur dan depresi.
Gejala artritis lainnya termasuk nyeri sendi, peradangan dan gerakan terbatas. Ada dua jenis utama artritis di Inggris, yakni osteoporosis dan rheumatoid arthritis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun