Suara.com - Selain menjaga gaya hidup, mengatur pola makan juga menjadi salah satu hal yang harus diikui oleh penderita kanker. Tentunya, kebutuhan pasien kanker akan berbeda dengan orang pada umumnya.
Nah, bicara soal gizi ternyata pasien kanker membutuhkan jumlah kalori yang lebih banyak dibandingkan orang normal. Pada kanker paru misalnya, Spesialis Paru dr. Sita Laksmo Andriani Sp.P(K), PhD yang menyebutkan kebutuhan kalori mereka 150 persen lebih banyak.
"Selama asupan gizi terpenuhi, terserah mau vegan atau tidak yang penting asupan gizi terpenuhi. Karena kebutuhan asupan gizi kanker paru itu 150 persen dibandingkan orang normal," ujar dr. Sita dalam diskusi LIVE IG CISC, Sabtu (8/8/2020).
Kalori yang banyak ini dibutuhkan untuk proses pengobatan dan pemulihan tubuh melawan kanker yang menggerogoti. Begitu juga dengan kebutuhan protein dan lemak yang cukup tinggi.
Asupan 150 persen kalori ini adalah kebutuhan harian yang harus terpenuhi agar bisa berjuang dan bertahan. Catatan dr. Sita mengingatkan untuk jangan pernah pasien kanker memaksakan diri berpuasa.
"Ada pasien disuruh puasa, dia sendiri untuk membantu kalori untuk mengurangi kankernya memerlukan kalori yang lebih tinggi, karena itu nggak apa-apa vegan yang penting kebutuhan kalorinya tercapai," paparnya
Satu lagi yang tidak boleh tertinggal adalah kebutuhan lemak, protein, hingga vitamin yang larut dalam lemak dan air seperti vitamin D.
"Paling penting vitamin D ini penting untuk daya tahan tubuh terutama pada masa Covid-19 ini. Kalau bisa jemur, jam 9 sampai jam 10 jemur untuk meningkatkan vitamin D," tutupnya.
Baca Juga: 5 Cara Mudah Membakar Kalori, Salah Satunya Rajin Belanja di Mall
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia