Suara.com - Gejala kanker paru-paru umumnya berupa kesulitan bernapas, sakit kepala, hingga nyeri dada yang terjadi sering. Tetapi ada gejala kanker paru-paru yang juga terlihat pada wajah.
Melansir dari Express, gejala yang mungkin muncul adalah wajah yang membengkak. Bengkaknya wajah pada orang dengan kanker paru-paru ini mungkin disebabkan oleh masalah suplai darah yang tersumbat.
Dalam hal ini, kanker dapat menekan vena cava superior, pembuluh darah yang membawa darah dari tubuh bagian atas kembali ke jantung. Jika pembuluh darah ini tersumbat oleh tumor kanker paru-paru, maka dapat menyebabkan bengkak di wajah.
"Banyak orang akan berpikir wajah bengkak adalah tanda reaksi alergi," kata Yayasan Kanker Paru-Paru Roy Castle.
"Namun bengkaknya wajah dapat disebabkan oleh obstruksi vena cava superior yang biasanya disebabkan oleh kanker paru-paru," tambahnya.
Vena cava superior adalah vena besar di dada yang mengalirkan darah dari bagian atas tubuh ke jantung. Obstruksi vena cava superior terjadi ketika sesuatu menghentikan aliran darah di mana biasanya disebabkan oleh kanker paru-paru yang dekat dengan vena.
"Beberapa pasien kanker paru-paru juga mengalami sakit punggung atau bahu," imbuhnya.
Kanker paru-paru adalah salah satu jenis kanker yang paling serius karena biasanya sulit dikenali sampai menyebar ke bagian tubuh lainnya. Tanda-tanda kanker paru-paru cenderung mucul ketika kanker telah menyebar melalui paru-paru.
Sekitar sepertiga pasien kanker paru-paru bertahan hidup selama setidaknya satu tahun setelah diagnosis. Sementara hanya satu dari 20 pasien yang bertahan hidup selama 10 tahun dengan kanker paru-paru.
Baca Juga: Sering Terjadi, Ini Sebab Wajah Terlihat Bengkak Setelah Bangun Tidur?
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat