Suara.com - Dalam waktu kurang dari satu tahun, virus corona telah menginfeksi hampir 20 juta orang. Seperempat infeksi berasal dari Amerika Serikat.
Pakar penyakit menular terkemuka Amerika Serikat, Dr Anthony Fauci menyatakan, bahwa vaksin yang efektif pun hanya akan berdampak tidak terlalu besar dalam melawan virus corona.
“Anda harus memikirkan vaksin ini hanya sebagai alat untuk membuat pandemi tidak lagi menjadi pandemi, bukan alat untuk membuat virus corona terkontrol sepenuhnya,” kata Fauci yang juga Direktur Institut Alergi dan Penyakit Menular Nasional AS, seperti yang dikutip dari South China Mornung Post (SCMP).
Vaksin yang sangat efektif akan lebih dari 90 persen dalam mencegah penyebaran virus corona, tetapi para ahli medis mengharapkan setidaknya 50 persen vaksin yang efektif, setara dengan vaksin flu tahunan.
Lebih dari 730.000 orang telah meninggal di seluruh dunia sejak virus corona pertama kali terdeteksi pada Desember di China di mana 4.634 kematian telah dilaporkan di antara 84.668 kasus.
Per Senin (10/8/2020) infeksi global telah melampaui 19,8 juta kasus. Sementara dari 12 juta orang di seluruh dunia telah pulih.
Untuk vaksin, sejauh ini ada tiga calon potensial untuk Covid-19 yang telah melanjutkan uji coba Tahap III, yakni vaksin mRNA yang diformulasikan Pfizer-BioNTech, vaksin dari Universitas Oxford, dan vaksin dari Novavax Inc.
Selain itu ada juga vaksin yang masih dalam pengembangan seperti vaksin dari Rusia, Israel, hingga Sinovac dari China yang juga dipesan oleh Indonesia.
Baca Juga: Satgas Covid-19 Beberkan 3 Pemicu Kasus Corona di Jabar Meningkat
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi