Suara.com - Seorang perempuan berusia 52 tahun harus menjalani operasi pengangkatan tumor ovarium seberat hampir 50 kilogram. Perempuan dari India itu disebut memiliki tumor ovarium terbesar yang pernah ada di dunia.
Operasi harus dilakukan setelah pasien bernama Nirmala itu mengalami masalah pernapasan dan nyeri akut di area perutnya. Secara fisik, Nirmala nampak seperti memiliki perut yang sangat besar dan buncit. Penampilannya bisa dilihat di tautan ini.
“Kami menemukan tumor progresif di ovariumnya yang akhirnya menyebabkan tekanan pada usus. Hal ini menyebabkan gangguan pencernaan dan sakit perut yang akut," kata Dr. Arun Prasad dikutip Suara.com dari Mirror.
Prasad menambahkan, dia belum pernah melihat kasus seperti itu selama tiga dekade menjadi tenaga medis. Tim dokter membutuhkan waktu tiga setengah jam untuk mengangkat tumor tersebut, yang diyakini sebagai salah satu tumor terbesar yang pernah dioperasi.
Nirmala juga menderita anemia berat dan tidak bisa berjalan karena ukuran tumor jinaknya yang sangat besar. Prasad menyampaikan bahwa kondisi itu yang membuat para dokter berusaha untuk membuat Nirmala tidak kekurangan darah. "Dengan kadar hemoglobin yang rendah, ini menjadi tugas utama para dokter," kata Prasad.
Sementara itu, tim lainnya, Dokter Abhishek Tiwari mengungkapkan kegembiraannya karena organ tubuh Nirmala tidak rusak akibat tumor tersebut. "Dia beruntung organnya tidak gagal. Kalau tidak, tekanan tersebut bisa berakibat fatal bagi pasien," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien