Suara.com - Serangan jantung termasuk kondisi darurat medis yang membutuhkan penanganan segera. Karena, seseorang bisa berisiko mengalami serangan jantung mematikan yang disebut infark miokard.
Nyeri dada memang salah satu gejala umum serangan jantung. Tapi, banyak pula orang terkena serangan jantung tanpa mengalami gejala umum. Karena, serangan jantung juga bisa menunjukkan sejumlah gejala lain, seperti munculnya benjolan aneh di kulit.
Beberapa penderita penyakit jantung pun menemukan adanya benjolan di tubuh. Benjolan ini bisa muncul di area mana pun dan biasanya halus saat disentuh.
Benjolan ini bisa terjadi akibat penumpukan protein di jantung atau organ penting lainnya. Menurut American Academy of Dermatology, timbunan protein itulah yang membuat jantung sulit bekerja dengan baik.
"Tanda peringatan serangan jantung bisa muncul di kulit dan kuku. Karena itulah dokter kulit mungkin bisa mendeteksi penyakit jantung," jelas lembaga tersebut dikutip dari Express.
Karena itu, Anda perlu mewaspadai bila ada benjolan aneh di kulit, seperti luka lepuh akibat terkena lilin panas. Bila benjolan itu muncul secara tiba-tiba tanpa pemicu, bisa jadi tanda serangan jantung.
Sementara itu, Anda juga berisiko terkena serangan jantung bisa mengalami bau mulut yang sulit dijelaskan. Bau mulut atau halitosis adalah tanda periodontitis yang merupakan nama lain dari penyakit gusi.
Periodontitis disebabkan oleh penumpukan bakteri di dalam mulut. Bakteri ini bisa masuk ke aliran darah dan menyebabkan peradangan pada pembuluh darah.
Pada akhirnya, pembuluh darah yang meradang bisa menyebabkan penyakit jantung. Sementara itu, tanda serangan jantung yang paling umum antara lain nyeri dada yang parah, nyeri yang menjalar di lengan dan pusing.
Baca Juga: Lagi, Tokoh Penting Positif Terinfeksi Virus Corona Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem