Suara.com - Pria yang hanya memperkenalkan diri sebagai Steve mengaku pernah mengalami mati suri setelah serangan jantung 19 tahun lalu. Saat serangan jantung melanda, Steve merasakan sakit yang luar biasa menjalar ke seluruh tubuhnya.
Hal terakhir yang diingat sebelum tergelincir ke dalam apa yang disebut pengalaman mendekati kematian (NDE) adalah seorang dokter menusuk dadanya dengan jarum suntik.
"Kemudian saya mendengar suara dering yang saya dengar setiap kali saya tertidur. Rasa sakit dan ketakutan lenyap. Cahaya terang ada di hadapanku."
Jika banyak orang yang mati suri melihat dirinya terbang melalui terowongan dengan kecepatan tinggi, hal ini berbeda dengan Steve. Ia mengatakan itu bukan terowongan atau balok, melainkan cahaya yang mengelilinginya.
"Saya mengambang, bergerak dengan cahaya, dengan waktu untuk menyadari segala sesuatu yang sedang terjadi. Saya benar-benar koheren. Tidak mabuk, tidak dibius, benar-benar sadar akan lingkungan saya dan betapa menyenangkannya menjadi tanpa bobot.
"Selanjutnya saya menyadari saya tidak terengah-engah, itu luar biasa. Tidak ada rasa sakit, tidak ada rasa takut, tidak ada kekhawatiran."
Saat dia melanjutkan melalui kehampaan yang dipenuhi cahaya, Steve mulai merasa lebih baik. Kemudian, dia memperhatikan sekelompok orang yang muncul tanpa wajah atau tubuh, melainkan sebagai siluet.
"Ada satu orang berdiri sendiri tepat di bawah saya di sebelah kanan saya dengan tangan-tangan terulur; saya berada sekitar sepuluh kaki di atas mereka. Ada yang bilang aku punya pilihan untuk pergi atau tidak, kalau begitu, Tuhan curang.
"Itu sangat menarik sehingga ketika saya turun untuk mengambil tangan yang saya pikir adalah Yesus, saya mendengar suara dari luar."
Baca Juga: Nyeri Dada hingga Lengan, Kenali Lima Tanda Serangan Jantung ini
Suara itu datang dari istrinya dan tiba-tiba, dia "dibanting kembali" ke tubuhnya. Kisahnya luar biasa tetapi tidak unik dan kemungkinan besar merupakan hasil dari proses alami.
Menurut peneliti NDE Neil Dagnall dan Ken Drinkwater dari Manchester Metropolitan University, orang-orang sering kali memiliki ingatan rinci tentang pertemuan mereka menjelang kematian.
Tetapi ada banyak teori yang masuk akal, halusinasi seperti yang dipicu oleh kekurangan oksigen, yang dieksplorasi para ilmuwan.
Para ahli NDE berkata: "Saat ini, tidak ada penjelasan pasti mengapa pengalaman mendekati kematian terjadi.
"Tapi penelitian yang sedang berlangsung masih berusaha untuk memahami fenomena misterius ini.
"Apakah paranormal atau tidak, pengalaman mendekati kematian sangatlah penting.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Apa Itu Munggahan? Kenali Makna Tradisi untuk Menyambut Bulan Ramadan
-
5 Skincare Terbaik untuk Rutinitas Harian Menurut Dokter Estetika Kamila Jaidi
-
Jadwal Pencairan TPG, THR, dan Gaji ke-13 Guru 2026, Ini Rincian Lengkapnya
-
Bolehkah Pakai Lip Balm saat Puasa? Ini 5 Rekomendasi Produk yang Tidak Berwarna
-
4 Sepeda Lipat yang Ringan tapi Bagus, Cocok Buat Gowes Sehari-hari
-
Apakah Stretch Mark Bisa Hilang? Ini 3 Rekomendasi Krim untuk Memudarkannya
-
Kalau Skin Barrier Rusak Harus Pakai Apa? Ini 10 Langkah Memperbaikinya
-
5 Rekomendasi Sepeda Lipat Harga Rp1 Jutaan, Hemat dan Praktis untuk Harian
-
Apa Itu Tonic Immobility dan Kenapa Korban Pelecehan Tidak Bisa Melawan?
-
Salat Tarawih Berapa Rakaat? Ini Penjelasan Detail Menurut Berbagai Mazhab