Suara.com - Konsumsi makanan yang sehat dan seimbang adalah kunci menjaga kesehatan tubuh dan memperpanjang usia harapan hidup. Selain itu, olahraga dan pola tidur juga ikut berpengaruh.
Menurut NHS, olahraga teratur dan menerapkan gaya hidup sehat adalah cara untuk menjaga kesehatan tubuh dan mencegah kematian dini.
Selain dua hal itu, pastikan pula Anda tidur dengan baik setiap hari. Menurut Canyon Ranch dikutip dari Express, tidur siang teratur merupakan salah satu cara terbaik untuk meningkatkan usia harapan hidup seseorang.
Tidur siang setengah jam saja sudah cukup untuk mengurangi kemungkinan Anda terserang penyakit jantung. Karena, tidur siang yang singkat tapi teratur ini sipercaya bisa mengurangi jumlah hormon stres dalam tubuh.
Tapi, Anda tetap butuh tidur selama 7 hingga 8 jam setiap malamnya. Perubahan kecil dalam gaya hidup ini mungkin tidak terasa, tapi memberikan hasil yang kuat.
"Sebagian besar akal sehat adalah satu faktor yang menentukan usia harapan hidup seseorang. Dalam hal ini, tidur siang selama 30 menit per hari bisa mengurangi risiko penyakit jantung hingga 30 persen," menurut penelitian Harvard School of Public Health.
Para ilmuwan menduga tidur siang setiap hari bisa mengurangi hormon stres dalam tubuh. Karena, tidur membantu tubuh memperbaiki dan meregenerasi sekaligus memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Istirahat yang berkualitas menjadi sangat penting. Tanpa tidur yang cukup, Anda mungkin akan terbangun dengan perasaan kesal dan mudah tersinggung.
Jika Anda sering kesulitan tidur, ada baiknya untuk mencoba menenangkan diri sebelum tidur. Karena, langkah itu termasuk cara merilekskan tubuh, termasuk membaca buku atau berbaring tenang.
Baca Juga: Usai Ayah dan Ibu, Kini Anak Presiden Brasil Positif Virus Corona
Sementara itu, olahraga teratur adalah aspek penting untuk meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan dan membantu seseorang bertahan hidup lebih lama.
NHS mengatakan orang yang olahraga rutin, 50 persen lebih kecil kemungkinannya mengembangkan diabetes tipe 2 dan beberapa jenis kanker. Bahkan kebiasaan itu bisa memangkas kemungkinan penyakit jantung koroner dan stroke hingga 35 persen.
Karena itu, semua orang dewasa perlu olahraga teratur setidaknya 150 menit aktivitas intensitas sedang setiap minggunya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya